Logo Header Antaranews Makassar

Menteri PPPA ziarah kuburan Marsinah jelang penetapan pahlawan nasional

Minggu, 19 Oktober 2025 12:33 WIB
Image Print
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi (kiri) bersama Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi (tengah), beserta istri berziarah di makam aktivisi buruh Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (19/10/2025). ANTARA/Anita Permata Dewi

Nganjuk (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi berziarah ke makam aktivis buruh Marsinah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, jelang ditetapkannya Marsinah sebagai pahlawan nasional.

"Hari ini kita hadir di tempat yang menyimpan jejak keberanian seorang perempuan pekerja Indonesia, Marsinah. Ia bukan sekadar nama dalam catatan sejarah. Marsinah adalah simbol suara perempuan yang berani melawan ketidakadilan," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Nganjuk, Jawa Timur, Minggu.

Menurut dia, Marsinah adalah pengingat penting bahwa perjuangan perempuan Indonesia belum selesai.

"Tugas negara adalah memastikan setiap perempuan pekerja Indonesia terlindungi, dihargai, dan memiliki ruang aman untuk bersuara," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.

Ia mengatakan sosok Marsinah yang berjuang bukan dengan kekuasaan, melainkan dengan keberanian, patut diteladani generasi muda.

"Ia berdiri untuk keadilan, martabat, dan hak-hak perempuan pekerja. Keberaniannya adalah warisan moral bangsa ini, warisan yang harus kita jaga dan lanjutkan," katanya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi bersama Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi (keempat kiri), dan Wakil Bupati Nganjuk Tri Handi Saputro (kanan) di depan Monumen Pahlawan Buruh Marsinah di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (19/10/2025). ANTARA/Anita Permata Dewi

Selengkapnya: Menteri PPPA ziarah makam Marsinah jelang penetapan pahlawan nasional



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026