
Gubernur Sulbar ajak mubaligh dan dai sampaikan pesan kesejukan kepada umat

Mamuju (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka mengajak seluruh mubaligh dan dai di daerah itu untuk menyampaikan pesan kesejukan kepada umat.
"Mari kita sejukkan cara beragama kita di Sulbar. Hindari perbedaan-perbedaan yang sifatnya khilafiah," kata Suhardi Duka, saat menghadiri workshop tematik temu dai/muballigh se-Kabupaten Pasangkayu, Senin.
Gubernur menyampaikan bahwa muballigh memiliki peran yang sangat strategis dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.
"Mubaligh adalah satu yang menggerakkan dan mengarahkan serta sekaligus memberikan pemahaman kepada umat. Oleh karena itu perannya sangat strategis," ujarnya
Sementara, Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi yang turut hadir menyampaikan bahwa ke depan workshop tematik temu dai/mubaligh merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan dan ke depan akan dilanjutkan pada forum lebih luas.
"Kita berharap ke depan akan membuat kegiatan serupa dengan kemasan yang menarik agar bisa mengisi Sumber Daya Manusia (SDM) para muballigh," terang Suraidah.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran para mubaligh yang menyampaikan pesan kesejukan kepada umat sehingga dapat menciptakan harmonisasi hubungan antara para pemeluk agama di daerah itu.
"Ke depannya akan ada program lintas agama di masing-masing kabupaten. Jadi, saya kembali mengingatkan mari kita saling memberikan pesan kesejukan kepada masyarakat sehingga tercipta harmonisasi dalam kehidupan di Sulbar," kata Suraidah.
Sedangkan, Pelaksana Tugas Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar Murdanil menyampaikan kegiatan itu merupakan salah satu program kerja dari Pemkesra Sulbar dalam penguatan dan pengembangan muballigh di Pasangkayu.
"Ini menjadi bagian dari program Pemkesra di dalam memberikan pembinaan, penguatan dan peningkatan kapasitas muballigh di Sulbar dan menumbuhkan sinergi antara muballigh dengan Pemprov Sulbar," jelas Murdanil.
Pewarta : Amirullah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
