
Kerja Sama Pemprov - TNI Jadi Percontohan Nasional

"Saat ini sedang bergulir di berbagai daerah di seluruh Indonesia...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Sistem kerja sama yang dibangun antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan TNI dalam mewujudkan swasembada pangan menjadi percontohan nasional.
"Saat ini sedang bergulir di berbagai daerah di seluruh Indonesia, kemarin di Jawa Timur, pertemuan antara Pemda dengan TNI untuk bekerja sama, dan ini yang dicontoh adalah Sulawesi Selatan," kata Ketua Tim Upaya Khusus untuk Peningkatan Produksi Kementerian Pertanian Muh. Sakir di Makassar, Selasa.
Ia mengatakan bahwa dalam kunjungannya ke Kabupaten Bone dan Soppeng, Sulsel beberapa waktu lalu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman telah melihat bagaimana keberhasilan sistem yang melibatkan TNI dalam mendukung swasembada pangan yang dibangun oleh Pemprov Sulsel.
"Capaian-capaian yang diperoleh oleh Sulsel menunjukkan keberhasilan sistem tersebut, ini yang patut dicontoh oleh daerah lain," ujarnya.
Menurut Muh. Sakir untuk mencapai swasembada pangan memang dibutuhkan keterlibatan dan koordinasi dari berbagai pihak. Sulsel, kata dia, telah menjadi acuan bagaimana mengatasi hambatan di bidang pertanian dengan melakukan koordinasi yang baik.
Setidaknya sejak tahun 2012, Pemprov Sulsel memang tercatat telah bekerja sama dengan TNI dalam upaya mewujudkan swasembada pangan di wilayah ini. Pada 16 September 2014 juga telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov Sulsel dengan Panglima Kodam VII Wirabuana sebagai upaya untuk mendorong pencapaian target program Pemprov Sulsel, yaitu overstock 2,1 juta ton beras.
Pada Desember 2014, Kodam VII/Wirabuana bersama Kementerian Pertanian RI juga menyelenggarakan kegiatan Pencanangan Tanam Padi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemerintah mensukseskan Swasembada Pangan Nasional tiga tahun ke depan melalui Kesepakatan Kerjasama (KKS) TNI AD dan Kementerian Pertanian RI. Agus Setiawan
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
