Logo Header Antaranews Makassar

Wali Kota Dan Pengurus Hipmi Bahas MEA

Kamis, 8 Januari 2015 20:51 WIB
Image Print
"Kami hanya diskusi dan bertukar pikiran serta pengalaman-pengalaman

Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto bersama pengrus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Makassar membahas strategi kesiapan para pengusaha dalam menghadapi pasar global atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

"Kami hanya diskusi dan bertukar pikiran serta pengalaman-pengalaman. Mau tidak mau, kita semua harus siap dengan persaingan ini," ujar Wali Kota di Makassar, Kamis.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja wali kota itu lebih banyak membahas mengenai potensi-potensi yang dimiliki kota ini dengan sejumlah instrumennya menghadapi MEA.

Danny sapaan akrab wali kota itu mendorong penguatan industri lokal dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing para pengusaha. MEA juga dinilainya sebagai pintu masuk Makassar.

Kota Makassar dianggap cukup menarik karena meski diterpa dengan aksi unjuk rasa yang selalu membuat terpuruk kota ini dalam hal pencitraan, namun kepercayaan para investor dalam berinvestasi masih sangat tinggi.

"Makassar di mata para investor sangat `seksi`, kenapa seksi, karena meskipun kita diterpa demo yang bisa membuat terpuruk dalam imege. Namun kepercayaan untuk investasi masih sangat lebih tinggi," katanya.

Bukan cuma itu, kata Danny sapaan akrab wali kota, letak geografis Kota Makassar yang berada di tengah-tengah Indonesia menjadikannya kota yang sangat potensial.

"Secara geografis, Makassar ini berada di tengah-tengah Indonesia, terlebih konsep poros maritim. Jika diawali dari Makassar, Insya Allah Indonesia akan dua kali tambah baik," ungkapnya.

Ketua Hipmi Makassar, Imran Mappasonda, selepas pertemuan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto dan menaruh harapan kedepan antara Hipmi dan pemimpin kota Makassar diagendakan pertemuan khusus untuk bertukar pikiran, memberikan masukan-masukan bagi pengurus dan anggota Hipmi.

"Makin sering ketemu Pak Danny, maka makin banyak ilmu yang dapat dipelajari. Kami banyak mendapatkan ilmu pengetahuan dari wali kota dan beliau memang sangat inovatif," ujarnya

Menanggapi hal tersebut, Danny Pomanto mengingatkan pengurus Hipmi agar pada Musyawarah Nasional (Munas), selepas pelantikan pada 19 Januari mendatang, Hipmi membahas tentang sertifikasi untuk menghadapi MEA.

"Hipmi diharapkan menjadi ujung tombak menghadapi MEA, sehingga diharapkan pada Munas nantinya Hipmi membahas tentang sertifikasi dan aturan-aturan yang detail untuk kewirausahaan. Hal ini juga untuk memproteksi ruang bagi mereka untuk menghadapi MEA," tuturnya. FC Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026