Logo Header Antaranews Makassar

Pemkot Makassar dan India perkuat kerja sama di bidang pelatihan dan pendidikan

Kamis, 13 November 2025 19:22 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat berbincang dengan Consul General of India Bali, Dr Shashank Vikram di Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (13/11/2025). ANTARA/HO-Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan dan Pemerintah India sepakat memperkuat kerja sama bilateral di berbagai bidang, terutama dalam sektor pendidikan, pelatihan sumber daya manusia, budaya dan ekonomi.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin usai menandatangani kerja sama dengan Consul General of India Bali, Dr Shashank Vikram di Kantor Balai Kota Makassar, Kamis.

"Kita tentu menyambut baik kerja sama nantinya. Makassar adalah kota terbuka dan siap berkolaborasi dengan siapa pun demi kemajuan warga. Kami akan pelajari detail tawarannya dan melihat bidang mana yang bisa segera kita sinergikan, selain pendidikan dan pelatihan SDM," ujarnya.

Shashank Vikram menyampaikan bahwa kunjungannya ke Makassar bertujuan memperkuat hubungan yang selama ini telah terjalin baik antara India dan wilayah Indonesia Timur.

Ia menyebut Makassar sebagai salah satu kota penting setelah Bali di wilayah yurisdiksinya.

"Saya dan rombongan datang ke Makassar, satu setengah tahun yang lalu dan bertemu dengan pendahulu. Sejak Bapak Munafri menjabat wali kota, saya belum berkesempatan bertemu. Jadi saya merasa perlu datang dan menyapa langsung," katanya.

Shashank menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung berbagai kebutuhan Pemerintah Kota Makassar, baik di bidang perdagangan, pendidikan, kebudayaan, pelatihan tenaga kerja, hingga pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM).

"Kami ingin membantu apa pun yang Pemkot Makassar perlukan, apakah dalam perdagangan, pelatihan, budaya, atau pendidikan. Kami akan sangat senang mendukung Kota Makassar," katanya.

Salah satu tawaran konkret dari Pemerintah India adalah program pelatihan bahasa Inggris yang sepenuhnya disponsori oleh Pemerintah India. Program ini bisa dilakukan dengan dua model.

Pertama, Pemerintah Kota Makassar dapat mengirim sejumlah pegawai atau tenaga pendidik ke India untuk mengikuti pelatihan bahasa Inggris intensif.

"Kami akan menanggung seluruh biaya. Pemerintah Kota tidak perlu mengeluarkan dana. Setelah pelatihan, mereka akan kembali ke Makassar, untuk mengimplementasikan ilmunya," jelasnya.

Kedua, lanjut dia, Pemerintah India juga akan membuka opsi untuk mengirim pelatih dari India ke Makassar. Pihak Pemkot Makassar juga disebut tidak perlu membayar gaji karena sudah ditanggung oleh pemerintah India.

"Kami akan membayar gajinya, sedangkan Pemerintah kota cukup menyiapkan tempat tinggal dan fasilitas mengajarnya. Beberapa provinsi di Indonesia sudah melakukan hal ini, dan hasilnya sangat baik,"terangnya.

Selain itu, India juga menawarkan pelatihan khusus (customized courses) yang dapat disusun sesuai kebutuhan Kota Makassar. Misalnya, jika jika ingin mengirim 20 atau 40 orang dari berbagai instansi, maka pihak India dapat menyiapkan kelas khusus hanya untuk mereka.

Ia menambahkan bahwa sektor pelatihan yang ditawarkan sangat luas, mulai dari teknologi, tenaga kerja, UMKM, kesehatan, teknik, hingga pengembangan bisnis dan inovasi daerah.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026