
Jalan Akses Kebun Raya Sulsel Selesai 2010

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pembangunan jalan akses sepanjang 30 km (kilometer) yang menghubungkan Jalan Hertasning, Kota Makassar dengan Kebun Raya Pucak, Sulsel akan rampung pada 2010.
Setelah itu akan dilanjutkan dengan pembangunan jalan lingkar sepanjang tujuh km dalam area kebun raya, serta pengerjaan jaringan air.
Demikian dikemukakan Kepala Balitbangda Sulsel, Titien Sutarty saat melakukan rapat dengan Panitia Hubungan Antar Lembaga DPRD Sulsel di Makassar, Selasa.
Pembangunan jalan aspal menuju lokasi taman seluas 120 hektar, di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, kata dia dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional.
Menurut dia pembangunan kebun raya tersebut dimulai sejak tahun 2002 lalu, namun baru pada tahun 2005 Balitbangda yang memegang kendali setelah keluar surat keputusan Gubernur Sulsel.
" Selain membangun jalan, Dinas Tata Ruang telah menyelesaikan desain gedung dan prasarana lainnya di area kebun raya. Juga dilakukan penomoran pohon dan penanaman pohon," ucapnya.
Walaupun lokasi kebun raya tersebut berada di Maros, namun kata Titien, pemilik sah adalah Pemprov Sulsel.
Dalam area kebun raya yang diperkirakan selesai 2014, masih ada 4 hektar tanah yang belum dibebaskan, namun kata Titien hal tersebut telah diserahkan kepada Bagian Peralatan Pemprov Sulsel untuk membebaskannya.
Anggota DPRD Sulsel, Adil Patu meminta kepada Balitbangda untuk melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah lembaga yang memiliki peran dalam pembangunan dan pengelolaan kebun raya Sulsel.
Dia juga meminta agar Balitbangda mengajukan penawaran ke pusat, sehingga pembangunan kawasan kebun raya, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
" Pembangunan kebun raya Sulsel tidak boleh dianak tirikan. Harus dilakukan langkah-langkah agar anggarannya sebagian besar dari APBN," tuturnya.
Kebun raya yang direncanakan menyerupai Kebun Raya Bogor, akan memiliki kebun binatang mini, rumah adat, kolam renang, aula, perkebunan jeruk, villa, peternakan sapi, kambing, kebun bintang mini, dan kolam ikan.
Terdapat pula penangkaran buaya, penangkaran rusa, dan berbagai macam kebun bunga, serta camp untuk perkemahan.
(T.PSO-099/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
