Logo Header Antaranews Makassar

Perpusnas hadirkan 50 lokasi khusus KKN tematik di Sulbar

Minggu, 23 November 2025 18:00 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulbar Mustari Mula (kanan) dan Kepala Perpustakaan Nasional Profesor E Aminuddin Azis (kiri) (ANTARA/HO/Diskominfo Sulbar)

Mamuju (ANTARA) - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Barat Mustari Mula menyampaikan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) berkomitmen menghadirkan 50 lokasi khusus (lokus) KKN tematik di daerah itu.

"Sebagai upaya memperkuat literasi dan pengembangan sumber daya manusia berbasis komunitas, Kepala Perpusnas Aminuddin Azis berjanji akan menghadirkan 50 lokasi khusus KKN Tematik di Sulbar," kata Mustari Mula di Mamuju Minggu.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar, lanjut dia, menyambut baik komitmen tersebut dan menegaskan siap menjadi ruang kolaboratif bagi perguruan tinggi dan pemerintah daerah (pemda) dalam memajukan literasi masyarakat.

"Program ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan akademik secara langsung di masyarakat, sekaligus mendorong hadirnya budaya literasi yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Mustari Mula.

Program KKN Tematik itu, menurut dia, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan literasi di Sulbar, salah satunya melalui Program Sulbar Mandarras.

Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat, lanjutnya, akan memperkuat ekosistem literasi, sekaligus meningkatkan kapasitas komunitas dalam membaca, menulis, dan mengakses informasi secara lebih luas.

Program 50 lokasi khusus KKN tematik itu, kata dia, merupakan bagian dari strategi nasional Perpusnas untuk meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat

"Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan komunitas lokal, menjadi kunci keberhasilan implementasi program ini, termasuk memastikan keberlanjutan kegiatan literasi yang kreatif, inovatif, dan relevan, dengan kebutuhan masyarakat setempat," ucap Mustari Mula.

Ia berharap kehadiran Program KKN Tematik di Sulbar menjadi energi baru bagi gerakan literasi daerah dan memperkuat kolaborasi multipihak.

"Kehadiran KKN Tematik di Sulbar ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi literasi yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan global di era digital," kata Mustari Mula.

KKN tematik adalah kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang berfokus pada satu tema atau isu spesifik untuk diselesaikan, seperti kesehatan, lingkungan, atau pemberdayaan masyarakat.

Berbeda dengan KKN reguler yang kegiatannya lebih beragam, KKN tematik dirancang untuk menyelaraskan program pengabdian kepada masyarakat dengan kegiatan penelitian dan memiliki kepastian tema.

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mahasiswa agar peka terhadap masalah di masyarakat dan mampu berkontribusi dalam penyelesaiannya secara sistematis.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026