Logo Header Antaranews Makassar

Harga Sayur-mayur Masih Bertahan Tinggi di Makassar

Minggu, 18 Januari 2015 09:49 WIB
Image Print
"Sayur-mayur seperti wortel, kentang, tomat dan kol masih bertahan tinggi...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Harga sayur-mayur masih bertahan tinggi di sejumlah pasar tradisional di Kota Makassar, karena pasokan berkurang pada musim hujan.

"Sayur-mayur seperti wortel, kentang, tomat dan kol masih bertahan tinggi, karena pasokan dari daerah berkurang pada awal musim hujan ini," kata salah seorang pedang sayur Haruna di Pasar Terong, Makassar, Minggu.

Dia mengatakan, harga wortel dijual Rp8 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp6 ribu per kg. Begitu pula kentang yang sebelumnya dijual Rp8 ribu per kg menjadi Rp10 ribu per kg. Sedang tomat sayur dijual Rp8 ribu per kg dari harga Rp6 ribu per kg.

Menurut dia, kenaikan harga yang rata-rata Rp2 ribu itu, hingga saat ini masih bertahan padahal harga BBM sudah turun. Hanya saja pihak distributor masih memberikan harga tinggi dengan alasan biaya transport belum turun.

Hal senada dikemukakan pedagang sayur di Pasar Pannampu, Makassar Mustafa.

Dia mengatakan, bila sebelumnya harga kol dijual Rp5 ribu per kg, kini dijual Rp8 ribu per kg. Sementara bunga kol dijual Rp20 ribu per kg dari harga sebelumnya Rp15 ribu per kg.

"Ini karena persediaan yang dibawa distributor terbatas, akibat produksi sayur petani banyak yang rusak pada musim hujan," katanya.

Kondisi ini akan bertahan, lanjut dia, karena ini baru memasuki musim hujan, sehingga persediaan sayur-mayur diharapkan dapat didatangkan dari daerah lain di Sulsel yang belum memasuki musim hujan.

Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel terbagi dua musim yang akan bergantian, yakni wilayah selatan dan utara. Apabila wilayah selatan musim hujan, maka di wilayah bagian utara musim kemarau, demikian pula sebaliknya. O Tamindael



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026