Logo Header Antaranews Makassar

Polda Sulbar dan Lanal Mamuju memperkuat pengawasan wilayah maritim

Rabu, 14 Januari 2026 19:56 WIB
Image Print
Kapolda Sulbar Inspektur Jenderal Polisi Adi Deriyan Jayamarta (kiri) bersama Komandan Lanal Mamuju Letkol Laut (P) Gigih Aptya Anggara (kanan), di Mamuju, Rabu (14/1/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Sulbar

Mamuju (ANTARA) - Kapolda Sulawesi Barat (Kapolda Sulbar) Inspektur Jenderal Polisi Adi Deriyan Jayamarta melakukan pertemuan dengan Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Mamuju Letkol Laut (P) Gigih Aptya Anggara membahas penguatan pengawasan wilayah maritim di daerah itu.

"Pertemuan dengan Danlanal Mamuju difokuskan pada penguatan sinergi dan kolaborasi strategis antara TNI Angkatan Laut dan Polda Sulbar dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban dan ketenteraman masyarakat maritim di wilayah Sulbar," kata Adi Deriyan, di Mamuju, Rabu.

Kapolda menyampaikan bahwa Provinsi Sulbar memiliki posisi geografis yang sangat strategis, khususnya wilayah Mamuju yang menyimpan potensi sumber daya alam bernilai tinggi.

"Sulbar memiliki potensi luar biasa dan berpeluang menjadi daerah yang sangat kaya, bahkan melampaui provinsi lain di Sulawesi. Namun, pengelolaannya harus dilakukan secara hati-hati agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," jelas Adi.

Kapolda memberikan penekanan khusus kepada jajaran Polairud agar meningkatkan intensitas pengawasan dan penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum di laut.

"Pengiriman batu bara ilegal, penangkapan ikan secara ilegal, hingga berbagai bentuk penyelundupan harus menjadi perhatian serius. Seluruh jalur distribusi, pulau-pulau kecil, dan wilayah perairan Sulbar wajib diawasi secara maksimal dan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tegas Kapolda.

Dia juga menyampaikan rencana operasional Kapal Patroli Tipe C1 yang akan singgah di Pulau Pelajarin wilayah perairan Kabupaten Mamuju.

Menurut dia, kawasan perairan di belakang Pulau Balak-balakang Kabupaten Mamuju merupakan jalur perlintasan yang rawan terhadap penyimpangan dan aktivitas ilegal.

"Perlu dilakukan pemantauan awal di wilayah tersebut untuk mengantisipasi potensi pelanggaran. Setelah kapal siap beroperasi, Polairud dan Lanal harus bergerak bersama melakukan penegakan hukum," ujar Adi.

Sementara itu, Komandan Lanal Mamuju Letkol Laut (P) Gigih Aptya Anggara menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas sambutan Kapolda Sulbar.

Dia mengatakan silaturahmi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas TNI AL dan Polri di wilayah maritim Sulbar.

Sinergi yang solid antara TNI AL dan Polri, menurut dia, merupakan kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan maritim, termasuk kejahatan lintas wilayah.

"Silaturahmi seperti ini sangat bernilai karena membuka ruang komunikasi, koordinasi, serta pertukaran informasi terkait dinamika keamanan wilayah laut dan pesisir," kata Gigih Aptya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026