Logo Header Antaranews Makassar

Bus Trans Sulsel gantikan operasional Teman Bus

Jumat, 16 Januari 2026 06:13 WIB
Image Print
Petugas berdiri di depan bus Trans Sulsel sebelum peluncuran di Makassar, Sulawesi Selatan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meluncurkan sebanyak 27 unit bus Trans Sulsel yang akan beroperasi di dua koridor, yakni koridor I rute Makassar-Pelabuhan Galesong, Kabupaten Takalar dan koridor II rute Universitas Hasanuddin Makassar-Bandara Internasional Hasanuddin-Stasiun Kereta Api Mandai, Kabupaten Maros. ANTARA FOTO/Arnas Padda.

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengoperasikan layanan transportasi massal Bus Trans Sulawesi menggantikan layanan Teman Bus yang berhenti beroperasi sejak 31 Desember 2025 pada tiga koridor.

"Untuk koridor 5 Trans Sulsel sudah beroperasi sejak Senin (12/1). Saat ini uji coba tarif gratis untuk koridor 5 sampai armada sudah siap dan langsung melayani," ujar Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Pemprov Sulsel Setiawan dikonfirmasi wartawan di Makassar, Kamis.

Jalur koridor 5 meliputi rute Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Tamalanrea-Teknik Gowa maupun sebaliknya. Rute ini sebelumnya menjadi layanan Teman Bus, namun sejak akhir tahun 2025 berhenti operasi karena anggaran subsidi dari pusat dihentikan.

Sejauh ini ada tujuh bus Trans Sulsel yang beroperasi menggantikan Teman Bus. Dishub Provinsi Sulsel menargetkan Januari 2026 ada penguatan armada dari semula tujuh bus menjadi 15 bus.

"Rencananya itu ditambah delapan bus menjadi 15 unit bus untuk koridor 5. Insya Allah, bulan ini sudah ada penguatan armada kita," katanya.

Mengenai tarif bus, kata dia, selama proses uji coba rute koridor 5 diberikan tanpa biaya. Ke depan setelah ada regulasi mengatur tarif disahkan, dikenakan Rp2.000 untuk pelajar dan mahasiswa serta Rp4.000 untuk umum,

"Sekarang untuk uji coba gratis. Kita masih menunggu regulasi soal tarif. Nanti, tarifnya diperkirakan sama dengan Teman Bus. Pembayarannya sama, bisa tiping (kartu unik), QRIS dan kita kerja samakan dengan Bank Sulselbar," tuturnya.

Sedangkan untuk koridor 1, rute Panakkukang Square-Pelabuhan, Galesong Kabupaten Takalar, disiapkan 12 unit bus yang melayani penumpang.

Di Koridor 2 rute Kampus Unhas Tamalanrea-Stasiun Kereta Api Mandai Maros, Bandara Sultan Hasanuddin, kata Setiawan, mengalami pengurangan armada dari 12 unit menjadi 7 unit bus.

"Untuk koridor satu dan 2 tidak ada tambahan bus, karena load factor (penumpangg) kecil. Di koridor 2 ini memang ada pengurangan armada tersisa 7 unit bus. Kita berharap, hadirnya Trans Sulsel ini dapat membantu masyarakat," tuturnya menambahkan.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026