
Gempa susulan di Pacitan berkurang

Jakarta (ANTARA) - BMKG mencatat aktivitas gempa susulan pascagempa bermagnitudo 6,2 di wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur sudah mulai menunjukkan penurunan frekuensi.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, di Jakarta, Sabtu, menjelaskan bahwa hingga saat ini tercatat sebanyak 24 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 4,0 dan terkecil 2,2.
"Frekuensi kejadian gempa susulan sudah menurun dan jarang terjadi, mohon masyarakat tidak terlalu khawatir berlebihan. Sudah luruh," ujarnya.
BMKG mencatat gempa susulan paling banyak terjadi pada rentang waktu pukul 01.00 hingga 06.00 WIB pada kemarin pagi dengan jumlah mencapai 11 kejadian.
Selengkapnya : BMKG: Aktivitas gempa susulan di Pacitan mulai menurun
Pewarta : M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
