Logo Header Antaranews Makassar

Arus balik Lebaran, 171.402 unit kendaraan masuk Makassar

Jumat, 27 Maret 2026 22:31 WIB
Image Print
Sejumlah kendaraan melintas masuk Kota Makassar di Simpang Lima Mandai, Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA FOTO/Arnas Padda.

Makassar (ANTARA) - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Selatan mencatat sebanyak 171.402 unit kendaraan telah masuk ke Kota Makassar di masa puncak arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijiriah.

"Sejumlah personil telah disiagakan selama 18 hari, mulai 13 Maret sampai 30 Maret 2026 masa angkutan lebaran tahun ini," kata Plt Kepala BPTD Kelas II Sulsel Andy Sanjaya, Jumat.

Dari data pergerakan arus balik pertama, jumlah kendaraan pada Senin (23/3/2026) mencapai 66.208 unit terpantau di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Maccopa Maros, atau naik sekitar 19,7 persen.

Begitu pula di Terminal Tipe A, tercatat sebanyak 1.819 orang penumpang menggunakan angkutan darat Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan 4.431 orang penumpang Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dengan rute menuju kabupaten kota di Sulsel.

Sementara untuk angkutan penyeberangan, melayani 761 penumpang dan 164 unit kendaraan roda dua serta 86 kendaraan roda empat. Data terkonfirmasi pengguna kendaraan pribadi masih mendominasi di jalan raya, sedangkan angkutan bus turut meningkat melayani rute penyeberangan antarpulau.

Ady menyebutkan, pada arus balik pertama 23-24 Maret, kemacetan terjadi di daerah Dusun Bulutaana perbatasan Kabupaten Maros-Kota Makassar, dan terpantau pula di Poros Panaikang Kabupaten Takalar menuju Kota Makassar.

Kemacetan tersebut, kata dia, terjadi karena beberapa faktor seperti antrean di SPBU setempat, pertemuan arus kendaraan di persimpangan jalan, serta aktivitas pasar tumpah di jalan-jalan nasional menuju Kota Makassar.

Selama periode 21–23 Maret 2026 (H+1-H+3), kepadatan kendaraan mulai terjadi, seperti jalan raya nasional dan provinsi, terminal, maupun pelabuhan penyeberangan. Puncak arus balik kedua diprediksi terjadi pada 28–30 Maret.

Tetapi, untuk pergerakan kendaraan arus balik H+1 periode 21 Maret 2026, jumlah kendaraan memadati jalan raya pada wilayah UPPKB Maccopa Maros, sebanyak 52.322 unit, atau naik 3 persen dibandingkan tahun 2025.

Sedangkan pada terminal tipe A, tercatat hanya dua bus AKAP dan sembilan bus AKDP beroperasi. Di pelabuhan penyeberangan Bajoe, kedatangan kendaraan juga masih minim, karena aktivitas masyarakat di kampung halaman masih menikmati suasana Lebaran.

Pada periode H+2 periode 22 Maret 2026, lonjakan kendaraan mulai memadati sejumlah jalan raya. Data di UPPKB Maccopa stabil tinggi berjumlah 52.872 unit kendaraan. Namun demikian, angka ini mengalami penurunan 0,7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Namun di terminal Tipe A, kendaraan mulai berdatangan dengan melayani sebanyak 15 bus AKAP dan 61 AKDP dengan jumlah 1.466 orang penumpang tiba di terminal setempat.

Di pelabuhan penyeberangan Bajoe, arus kedatangan terpantau mulai masuk dengan jumlah 496 orang penumpang dengan 165 unit kendaraan gabungan roda dua, roda empat, hingga bus maupun kendaraan angkutan barang.

Andy menambahkan, dengan metode pemberlakuan arus balik pertama dan kedua, seusai dengan imbauan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi tentang pemberlakuan Work From Anywhere (WFA) dimaksudkan agar masyarakat dapat menghindari kepadatan masa puncak arus balik 25-27 Maret 2026.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026