
DPR RI sepakat mendukung kinerja Barantin lewat penambahan anggaran

Makassar (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPR RI sepakat akan mendukung kinerja Badan Karantina Indonesia (Barantin) lewat rencana penambahan anggaran.
"Kita sepakat dari Komisi IV untuk mendukung Balai Besar Karantina dalam melaksanakan tugas dan fungsinya agar bisa lebih baik lagi. Tentu saja kalau dari Komisi IV terkait dengan anggaran," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Panggah Susanto usai melakukan reses ke Kantor Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Selatan di Makassar, Kamis.
Pada kesempatan ini, sebanyak 16 anggota DPR RI melakukan kunjungan langsung ke gedung Balai Karantina Sulsel. Mereka hadir melihat langsung ruang pelayanan dan instalasi karantina.
Selain itu, Panggah Susanto bersama anggota legislatif lainnya juga berdialog langsung dengan eksportir dari Sulawesi Selatan. Mereka juga melihat langsung sejumlah komoditas ekspor dari sektor pertanian dan perikanan Sulawesi Selatan, seperti porang, cengkeh, merica, pala, ikan tuna, gurita dan lainnya.
Menurut Panggah, Barantin merupakan garda terdepan dari pengamanan produk Indonesia, baik yang masuk maupun yang ke luar negeri sehingga harus diberikan dukungan dalam memaksimalkan kinerja pengamanan Barantin secara nasional dan daerah. Khususnya komoditas dari pertanian, kehutanan, dan juga perikanan.
Namun demikian, usai melakukan peninjauan ke sejumlah fasilitas Balai Karantina Sulsel, pihak DPR RI menilai fasilitas tersebut belum memadai jika dibandingkan kapasitas yang ada, khususnya terhadap tugas dan fungsi Barantin.
"Di saat sekarang, di mana perlindungan tidak lagi bisa dilakukan dengan tarif barrier, maka Balai Besar Karantina ini menjadi sangat-sangat strategis, penting, dan perlu didukung. Semuanya terkait dengan SDM-nya, terkait dengan fasilitasnya, sebagai badan atau sebagai lembaga yang melindungi kita semuanya," urai Panggah.
Secara gamblang, Panggah menyampaikan bahwa kebutuhan dan kondisi Barantin kurang tersuarakan, sehingga sebelumnya anggaran yang disiapkan untuk Barantin menurun, dari Rp1,7 triliun menjadi Rp1,4 triliun.
"Saya kira, ini menjadi perhatian kita semua ya, agar anggaran ini bisa didukung dengan jumlah yang memadai untuk Barantin," katanya.

Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
