Logo Header Antaranews Makassar

Pemanfaatan Potensi Energi Primer Sulsel Belum Optimal

Senin, 3 Agustus 2009 11:57 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak empat potensi energi primer di Sulawesi Selatan belum termanfaatkan sebagai sumber energi listrik secara optimal seperti, panas bumi, minyak bumi, biomassa, dan batubara.

"Pemanfaatan keempat potensi energi primer ini masih terkendala anggaran," kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sulsel, Sampara Salman di Makassar, Senin.

Dia mengungkapkan, kandungan panas bumi yang terdapat di sejumlah kabupaten di Sulsel mencapai 337 megawatt electric, minyak bumi 81 juta barel, Biomassa 1663 ton lebih, dan batubara 36 juta ton lebih.

Meskipun kandungan keempat energi primer telah diketahui, namun Distamben Sulsel belum memiliki visibility study (studi kelayakan) sebagai salah satu persyaratan yang akan diajukan ke investor guna di eksploitasi lebih lanjut.

Penyusunan studi kelayakan tersebut diakui memerlukan biaya yang cukup besar, selain itu kendala yang dihadapi yakni ketersediaan peralatan.

"Jadi kita kerja dulu ekplorasinya, baru ditawarkan kepada investor," ujarnya.

Data Dinas Pertambangan dan Energi Sulsel menyebutkan sejumlah potensi energi primer itu terdapat di kabupaten Sinjai, Soppeng, Luwu Utara, Barru, Tana Toraja, Pangkep, Enrekang, Teluk Bone Utara, dan Selayar.

Dia mengaku, telah mengajukan permohonan bantuan dana ke pemerintah pusat untuk melakukan penyusunan studi kelayakan tahun ini, namun belum disetujui.

"Belum ada dana dari pusat tahun ini, kucuran dana terakhir kita terima pada 2008 lalu," ucapnya.

Namun, lanjut dia Pemprov Sulsel berencana kembali mengajukan permohonan bantuan dana ke pemerintah pusat untuk pengalokasian anggaran 2010. Mengingat, kebutuhan energi listrik di Sulsel diakui terus mengalami peningkatan.

Sejauh ini, sumber energi listrik di Sulsel yang telah dimanfaatkan baru sumber energi dari gas alam, tenaga air, PLTMH, PLTM, dan sumber eneri tenaga matahari.

(T.PK-HK/S016)