
Legislator bantu posyandu 1.500 paket makanan

"Tanpa dukungan masyarakat, khususnya kader posyandu, saya tentu tidak akan bisa penyerap aspirasi...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Anggota Komisi IX (membidangi tenaga kerja dan transmigrasi, kependudukan, serta kesehatan) DPR RI, Aliyah Mustika Ilham memberikan bantuan 1.500 paket makanan tambahan kepada ibu hamil di sejumlah posyandu di Kota Makassar.
"Tanpa dukungan masyarakat, khususnya kader posyandu, saya tentu tidak akan bisa penyerap aspirasi. Bantuan ini sebagai awal untuk mensukseskan Indonesia Sehat," kata Aliyah disela reses di Makassar, Jumat.
Dalam pertemuan menyerap aspirasi pekerja kesehatan, dokter, perawat, dan kader posyandu di Aula Dinas Kesehatan Makassar, jalan teduh bersinar, Aliyah menyatakan siap menampung aspirasi masyarakat utamanya masalah kesehatan.
Dirinya berharap agar terus menjalin kemitraan dengan stakeholder bidang kesehatan terus berjalan dalam mensukseskan program pemerintah secara nasional.
"Saya minta dukungan semua pihak karena masih empat tahun lagi, semoga saya bisa merealisasikan aspirasi masyarakat Makassar, khususnya sektor kesehatan," ujarnya kepada masyarakat.
Dalam reses tersebut, dua legislator Demokrat Sulsel daerah pemilihan Makassar Haidar Majid dan Endre Cecep Lantara ikut mendampingi istri Mantan Wali Kota Makassar dua priode Ilham Arief Sirajuddin itu.
Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Endre Cecep Lantara menyatakan bersyukur karena Aliyah mendukung Makassar sebagai kota sehat. Khususnya masyarakat pengguna BPJS.
Ia berharap agar masyarakat pengguna BPJS mendapat perhatian dan fasilitas secara menyeluruh tanpa pandang bulu karena pada prinsipnya saling membutuhkan satu sama lain.
Sementara anggota Komisi A DPRD Sulsel, Haidar Majid menyampaikan terima kasihnya sebab Aliyah memberikan dukungan kepada masyarakat Makassar untuk menjadi sehat,
"Karena masyarakat kita sehat akan menjadi pelaku pembangunan yang sehat, dinamis, dan berdaya guna," tambahnya. FC Kuen
Pewarta : Darwin Fatir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
