
Unhas dan BPJS Kesehatan mengintegrasikan literasi JKN

Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berkolaborasi mengintegrasikan literasi pengembangan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui implementasi tridarma perguruan tinggi.
Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi dan Kealumnian Unhas, Prof Suharman Hamzah di Makassar, Kamis, mengatakan kolaborasi diarahkan memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang memiliki pemahaman komprehensif mengenai sistem jaminan sosial kesehatan nasional.
Sinergi tersebut mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan literasi JKN sebagai bagian dari upaya membangun sistem kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
"Orientasi perguruan tinggi saat ini telah berkembang melampaui pelaksanaan tridarma dalam pengertian konvensional. Kampus dituntut menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat," katanya.
Menurut dia, kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya membekali mahasiswa dan calon alumni dengan pengalaman belajar yang relevan terhadap kebutuhan pembangunan.
Dengan demikian, lulusan Unhas diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keilmuan, tetapi juga memahami sistem pelayanan publik yang menjadi fondasi pembangunan kesehatan nasional.
Sementara itu, Muttaqien selaku Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional menyampaikan Unhas memiliki posisi strategis sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia di Kawasan Timur Indonesia.
Banyak alumni Unhas yang saat ini berkontribusi di BPJS Kesehatan dan menunjukkan kapasitas profesional yang sangat baik.
Kepala Corporate University BPJS Kesehatan, Octovianus Ramba menjelaskan kerja sama ini merupakan salah satu langkah BPJS Kesehatan dalam menindaklanjuti berbagai rekomendasi penguatan sistem jaminan sosial nasional.
Meskipun Program JKN merupakan program strategis pemerintah, implementasinya masih menghadapi tantangan, terutama pada aspek pemahaman masyarakat dan para pemangku kepentingan.
"Melalui kerja sama ini kami ingin meningkatkan literasi masyarakat mengenai sistem jaminan sosial kesehatan melalui perguruan tinggi. Kami berharap Unhas dapat menjadi pionir dalam membangun literasi JKN, sehingga lulusan Unhas mampu menjadi agen edukasi ketika kembali ke masyarakat," kata Octavianus.
Selain aspek pendidikan, ruang lingkup kolaborasi juga mencakup pengembangan kajian ilmiah terhadap implementasi JKN, pelaksanaan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kepesertaan aktif JKN di lingkungan Unhas, termasuk dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan keluarga.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
