Logo Header Antaranews Makassar

Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Capai Sembilan Persen

Rabu, 5 Agustus 2009 23:51 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan tahun 2009 mencapai sembilan persen lebih atau naik 1,5 persen dari tahun 2008 yang tercatat 7,78 persen.

Peningkatan itu dimungkinkan karena investor asing banyak melirik potensi SDA provinsi ini serta bertambahnya kucuran dana APBN ke Sulsel yang mencapai sekitar Rp15 triliun, kata Ketua Bappeda Sulsel, Tan Malaka di Makassar, Kamis.

Belum lagi, lanjutnya, pembangunan Centerpoint of Indonesia (COI, pusatnya Indonesia ada di Makassar) di Tanjung Bunga yang saat ini dalam proses reklamasi pantai, dibangun secara bertahap hingga tahun 2013 dengan investasi triliunan rupiah.

Tahun 2009, pemerintah provinsi Sulsel mengalokasikan dana Rp100 miliar untuk menimbun sebagian lahan pantai Tanjung Bunga yang sekarang ini dalam tahap pengerjaan. Di areal megaproyek tersebut akan berdiri menara COI, masjid termegah di kawasan Asia, lapangan golf internasional, kolam renang, lapangan sepakbola, mall bertaraf dunia, dan fasilitas penunjang seperti infrastruktur jalan, jembatan dan lainnya.

COI akan menjadi titik episentum kebangkitan Indonesia baru, akumulasi sejarah dan budaya, sinergi keunggulan bangsa, referebsi mitigasi pesisir, kebangkitan Iptek, titik pemicu kemajuan ekonomi di KTI, pertumbuhan kota hijau, kulminasi pemberdayaan masyarakat Indonesia dan titik pacu pengentasan kemiskinan menuju peradaban baru Indonesia.

"Semua ini akan diwujudkan dalam empat tahun mendatang, sekaligus terbangun pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di KTI, khususnya di provinsi ini," katanya seraya menambahkan, dari segi pendapatan masyarakat juga akan meningkat karena proyek padat karya maupun COI ini melibatkan banyak tenaga kerja.

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah ini yang setiap tahun mengalami peningkatan, pendapatan per kapita masyarakat juga bertambah dari yang dicapai tahun lalu Rp10,9 juta, termasuk PDRB Sulsel akan meningkat dari pencapaian tahun 2008 sebesar Rp85,14 triliun lebih.

Dampak dari masuknya investor asing ke Sulsel, termasuk pembangunan COI tersebut, ungkapnya, tingkat pengangguran akan menurun dari tahun 2008 tercatat 296.559 orang.

(T.PSO-099/F003)