
UIN Makassar siap gulirkan kejurnas KTI

"Kami tetap mempertahankan tim ini kedepan. Seluruh pemain juga akan kembali...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar siap menggulirkan kembali kejuaraan nasional taekwondo se-Kawasan Timur Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan, 24 Mei 2015.
Sekretaris Umum Taekwondo Indonesia (TI) Sulsel, Muhammad Tahir di Makassar, Senin, mengatakan pelaksanaan kejuaraan ini bisa dimanfaatkan seluruh daerah sebagai ajang uji coba sebelum tampil di babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2015.
Kami dari pengurus tentu mengapresiasi dengan komitmen UIN Makassar dalam meningkatkan kualitas dan pembinaan atlet Sulsel," jelasnya.
Untuk pelaksanaan kejuaraan ini, kata dia, akan mempertandingkan sejumlah kategori mulai dari pra junior, junior hingga senior.
"Khusus tim Sulsel tentunya akan kita maksimalkan untuk menurunkan seluruh atlet yang ada. Kami juga akan menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang seleksi untuk memperkuat Sulsel di pra-PON," katanya.
Kejuaraan ini sebelumnya dilaksanakan pada 2013 dimana tim taekwondo Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, keluar sebagai juara umum.
Tim taekwondo Toraja menjadi yang terbaik setelah mengoleksi enam medali emas, satu perak dan empat perunggu, lebih baik dari tuan rumah UIN sebagai runner-up dengan perolehan tiga emas, tiga perak dan 15 perunggu.
Untuk posisi ketiga pada Kejurnas 2013 ditempati tim taekwondo YPUP Makassar setelah merebut tiga medali emas dan dua perunggu.
Kejurnas se-KTI 2013 diikuti 186 taekwondoin yang berasal dari 18 kontingen yakni Papua, NTT, Selayar, Politeknik Pangkep, Poltek Ujung Pandang Makassar, Kostrad, Maros, STMIK Dipanegara, Unhas, Universitas 45, Armed, hingga SMU 22 Makassar.
Lebih jauh, Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sulawesi Selatan memutuskan menerapkan seleksi jangka panjang dalam menentukan atlet termasuk penilaian berdasarkan tingkat partisipasi atlet dalam latihan.
Keputusan yang diambil Pengprov TI Sulsel itu, kata dia, sebagai upaya menjaga motivasi seluruh atlet. Hal ini juga dimaksudkan demi menjaga persaingan saat berlaga di pra-PON d Jawa Tengah, November 2015.
Adapun untuk seleksi tahap akhir terkait persoalan kemampuan dan fisik atlet dirinya mengaku masih akan melihat perkembangan kedepan.
"Sehubungan dengan pelaksnaaan Kejuaraan ini maka kita manfaatkan sekalian untuk melihat potensi atlet yang layak memperkuat tim pra-PON Sulsel kedepan," ujarnya. J Suswanto
Pewarta : Abd Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
