
Sulsel siapkan 11 atlet hadapi Piala Kapolri

"Untuk dua pasang pejudo kata putra dan putri kita siapkan diantaranya Rustam dan Risal...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sulawesi Selatan menyiapkan 11 atlet menghadapi kejuaraan nasional judo Piala Kapolri di Jakarta, Agustus 2015.
Ketua Bidang Kepelatihan PJSI Sulsel, Karya Juzaib di Makassar, Kamis, mengatakan 11 atlet itu terdiri dari tujuh atlet kelas pertarungan dan empat dari nomor kata.
Untuk kelas pertarungan diantaranya Satriani (kelas 45kg putri), Aditya Wahyudi (kelas 60kg putra), Fanny Pie (kelas 78kg putri), Yahya Lambe serta Yusrin Yusuf yang saat ini masih menempati peringkat sembilan nasional.
"Untuk dua pasang pejudo kata putra dan putri kita siapkan diantaranya Rustam dan Risal. Kita memang berharap nomor kata Sulsel juga bisa tampil di PON 2016," jelasnya.
Mengenai tiga nama awal yakni Satriani (kelas 45kg putri), Aditya Wahyudi (kelas 60kg putra), Fanny Pie (kelas 78kg putri), kata dia, meski sudah dinyatakan lolos PON 2016 namun tetap diberangkatkan untuk lebih memaksimalkan kemampuan atlet.
Apalagi ketiga atlet ini juga menjadi andalan Sulsel untuk meraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat 2016.
"Untuk yang lain tentu kita harakan juga bisa berprestasi sekaligus merebut tiket ke PON 2016. Untuk pasangan kata, sebenarnya sudah masuk posisi tujuh besar yang menjadi batas minimal lolos, hanya saja kita ingin pastikan dengan prestasi," katanya.
Mengenai kekuatan lawan yang akan dihadapi, pihaknya mengaku setiap daerah memiliki kemampuan yang wajib diwaspadai. Pihaknya hanya berupaya meningkatkan latihan agar bisa lebih siap dan bersaing pada kejurnas Piala kapolri 2015.
Pihaknya juga akan terus memanfaatkan waktu tersisa untuk lebih memaksimalkan kemampuan atlet agar bisa merebut hasil terbaik.
"Kami akan tetap berlatih seperti biasa meski pada bulan puasa nanti. Intinya kita ingin meloloskan atlet yang lebih banyak demi menjaga peluang di PON," ujarnya.
Selain agenda kejurnas, Pengprov PJSI Sulsel juga berencana menggelar try out ke luar negeri yakni Jepang sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat 2016.
Untuk agenda try out ini, kata dia, ada beberapa negara selain Jepang yang menjadi target try out seperti Thailand, Mongolia serta Korea Selatan.
Khusus pilihannya ke Jepang, kata dia, karena pembinaan atlet judo di negara itu memang mengalami perkembangan yang menyakinkan. Banyaknya atlet Jepang yang berpotensi itu tentu cocok menjadi lawan tanding demi memaksimalkan dan meningkatkan mental atlet Sulsel.
"Kami tahu biaya untuk agenda ini cukup besar sehingga kita coba antisipasi dengan menekan jumlah atlet. Mudah-mudahan KONI bisa membantu dan agenda ini bisa kita jalankan sebelum tampil di PON," ujarnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
