Logo Header Antaranews Makassar

Umat Budha lepas 3.000 lampion simbol perdamaian

Jumat, 3 Juli 2015 06:02 WIB
Image Print
Sejumlah warga melepas lampion pada Malam Cahaya Perdamaian di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (2/7) malam. (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)
"Perwakilan umat Budha dari lima benua ini melakukan meditasi dan doa untuk perdamaian dunia...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Perwakilan umat Budha dari lima benua melepas 3.000 lampion yang merupakan simbol cahaya kedamaian.

"Perwakilan umat Budha dari lima benua ini melakukan meditasi dan doa untuk perdamaian dunia," kata Ketua vihara Girinaga Makassar Roy Ruslim disela-sela pelepasan lampion yang dihadiri Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo di kawasan Trans Studio Mal, Makassar, Kamis malam.

Dia mengatakan, setelah doa bersama maka dilakukan pelepasan 3.000 lampion ke laut yang diresmikan gubernur Sulsel didampingi Wakil Wali Kota Makassar H Syamsu Rizal.

Kegiatan ini juga merupakan perayaan dalam memperingati hari jadi Kota Makassar yang ke-408. Khusus pelepasan ribuan lampion yang menjadi rekor nasional itu diberi tajuk "Light of Peace 408".

Adapun perwakilan umat Budha dari lima benua adalah perwakilan dari Dhammakaya International meditation Center (DIMC), Dhammakaya Foundation asal Thailand, Walubi perwakilan Indionesia dan Vihara Girinaga Makassar.

Sementara itu, Public Relation and Communication Manager TSM Ceecilla Kapojos mengatakan, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan lintas agama.

"Melalui pelepasan lampion yang diikuti perwakilan lintas agama pada saat Ramadhan adalah wujud toleransi dan kerukuran antar umat beragama," katanya.

Pelepasan 3.000 lampion itu dihadiri ribuan pengunjung Trans Studio dan beberapa diantaranya berasal dari luar Kota Makassar.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026