Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel sumbang tiga medali O2SN senam

Kamis, 6 Agustus 2015 16:09 WIB
Image Print
"Untuk perolehan medali perak dipersembahkan Muhammad Arga...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Tim senam Sulawesi Selatan menyumbangkan tiga medali pada pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Makassar, Sulsel, 2-8 Agustus 2015.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Persani Sulsel, Arif Ramli di Makassar, Kamis, mengatakan tiga medali itu terdiri dari dua perak dan satu perunggu.

"Untuk perolehan medali perak dipersembahkan Muhammad Arga (artistik nomor meja lompat) dan Putri Anda Asri dari ritmik kategori bola. Putri juga menyumbangkan medali perunggu yang diraih dari nomor all around," katanya.

Mengenai pencapaian atlet Sulsel di O2SN, dirinya mengaku sudah maksimal. Namun demikian, jika dibandingkan pelaksanaan sebelumnya memang mengalami penurunan karena gagal mempersembahkan medali emas.

"Kami pada awalnya optimisis bisa kembali menyumbangkan medali emas. Hanya saja pada babak final, penampilan atlet kita dinilai ada yang kurang sehingga wasit memutuskan hanya meraih peringkat kedua," jelasnya.

Pada pelaksanaan O2SN 2015, kata dia, setiap atlet memang hanya diperkuat dua pesenam yakni putra dan putri. Untuk Arga dan Putri merupakan atlet yang sebelumnya tampil sebagai yang terbaik di O2SN tingkat provinsi Sulsel.

"Kami tentu berharap pada pelaksanaan kedepan bisa lebih baik dengan merebut medali emas. Untuk persaingan tentunya akan lebih ketat karena setiap daerah akan mempersiapkan atletnya secara maksimal," ujarnya.

Sementara itu, Pemkot Makassar telah menjanjikan fasilitas khusus bagi atlet atau siswa yang memiliki prestasi di ajang nasional untuk bisa masuk sekolah yang diinginkan di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Jika ada anak SD yang punya sertifikat juara dan mau masuk SMP atau SMP naik ke SMU, kita siapkan fasilitas khusus," kata Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal.

Mengenai fasilitas atau jalur khusus bagi atlet berprestasi, kata dia, juga sudah mulai diterapkan di Makassar. Setiap siswa hanya diwajibkan menunjukkan sertifikat juaranya agar bisa masuk di sekolah yang dimpikan.

Selain siswa untuk tingkat sekolah dasar dan menengah, pihaknya juga terus mengupayakan untuk menjalin kerja sama dengan pihak perguruan tinggi negeri seperti Universitas Hasanuddin (Unhas) UIN dan Universitas Negeri Makassar (UNM).

"Kita minta (jalur prestasi) dan itu sudah mulai di lakukan di Makassar. Kita dari Pemkot Makassar memang sudah sepatutnya memberikan apresiasi bagi atlet yang telah mengharumkan daerah," ucapnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026