
Bali singkirkan Jateng dari posisi ketiga

"Untuk hasil yang masuk hingga pukul 18.30 Wita...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Kontingen Bali sukses menyingkirkan provinsi Jawa Tengah dari posisi ketiga klasemen sementara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Makassar, Sulawesi Selatan, 2-8 Agustus 2015.
Bali yang sebelumnya berada di posisi enam, kini melesat naik tiga tingkat ke posisi ketiga, menggusur Jawa Tengah dengan perolehan delapan medali emas dan lima perunggu, sedangkan Jateng harus puas di posisi empat dengan tujuh medali emas, tujuh perak, dan tiga perunggu.
Sekretaris Panitia O2SN Provinsi, Syaiful Amsi, di Makassar, Kamis, mengatakan perolehan sementara itu memang masih berpeluang untuk berubah karena hasil pertandingan masih belum seluruhnya diterima pihak penyelenggara.
"Untuk hasil yang masuk hingga pukul 18.30 Wita memang menempatkan posisi pertama, yakni Jawa Timur, disusul Jawa Barat, Bali, Jateng, dan DKI Jakarta" katanya.
Jawa Timur memang tetap kokoh di puncak klasemen sementara perolehan medali, dengan merebut 10 emas, delapan perak, dan enam perunggu.
Disusul kontingen Jawa Barat dengan perolehan delapan medali emas, tujuh perak, dan tiga perunggu. Posisi lima diraih DKI Jakarta dengan enam medali emas, empat perak, dan dua perunggu.
Posisi keenam ditempati Sumatera Selatan dengan lima medali emas, dua perak, dan empat perunggu. Hasil Sumsel lebih baik daripada Banten yang berada di bawahnya dengan tiga emas, dua perak, dan delapan perunggu, sedangkan Nusa Tenggara Timur dengan tiga emas dan satu perak.
Tuan rumah Sulawesi Selatan harus puas dengan satu medali emas, empat perak, dan dua perunggu.
Jatim masih memiliki peluang besar menambah perolehan medali emas setelah meloloskan dua timnya ke babak final bola voli tingkat SMK yang direncanakan diselenggarakan pada Jumat (7/8) pagi.
Pelaksanaan O2SN di Makassar, 2-8 Agustus 2015 itu, diikuti 7.327 peserta yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia.
Jumlah peserta itu, terdiri atas 4.037 atlet atau siswa dan sisanya merupakan para pendamping, pembina, juri/wasit, asisten juri/wasit, panitia pusat dan daerah
Jumlah atlet yang 4.037 siswa, berasal dari berbagai pendidikan dan sekolah mulai dari tingkat SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB, dan SMK itu, saling bersaing menjadi yang terbaik pada 13 cabang olahraga yang dipertandingan.
Sebanyak 13 cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni catur, atletik, bulu tangkis, tenis meja, senam, renang, karate, pencak silat, bola voli mini, futsal, balap kursi roda, serta olahraga tradisional "bocce".
Pertandingan dilaksanakan di sejumlah lokasi, di antaranya KOR dan GOR Sudiang, GOR Bosowa, Stadion Mattoanging, Kolam Renang Mattaonnging, GOR Telkom, SMANKO Sudiang, Universitas Negeri Makassar, Universitas Hasanuddin, serta beberapa hotel di Makassar.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
