
Calon Bupati Barru adopsi program Makassar

"Kami memang menawarkan program-program yang sangat bermanfaat ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Barru, Andi Anwar Aksa-Adhan Arman Wollong, mengadopsi beberapa program Pemerintah Kota Makassar karena dianggap sangat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Kami memang menawarkan program-program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan jika program itu sangat baik di daerah lain, maka kita akan adopsi," ujar Anwar Aksa yang dikonfirmasi, Selasa.
Dia mengatakan, program Wali Kota Makassar dan Wakilnya Moh Ramdhan Pomanto-Syamsu Rizal yang dianggapnya sesuai dengan kondisi kekinian, yakni "Home Care Dottorota" atau perawatan di rumah.
Anwar mengaku program Home Care Dottorota itu akan menjadi program unggulannya karena merupakan salah satu konsep yang dipakai oleh kota-kota maju dengan mengandalkan pelayanan.
"Jika terpilih, kita akan melakukan pengadaan mobil sehat dengan fasilitas kesehatan lengkap. Mobil sehat ini nantinya akan beroperasi di seluruh kecamatan yang ada di Barru dan diharapkan mampu membantu masyarakat," katanya.
Anwar menyebutkan, jika program yang sudah mulai diterapkan di Kota Makassar itu juga telah diadopsi oleh DKI Jakarta karena program itu memang diakuinya sebagai solusi saat ini.
"Selain di Makassar, program serupa juga dijalankan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Di Jakarta, warga punya dokter pribadi yang secara khusus memberikan pelayanan bersama perawat dan bidan. Kita juga ingin seperti itu," sebutnya.
Andi Anwar mengatakan, program prorakyat ini menjadi masukan masyarakat kepada pasangan nomor urut 1. Karena itu, bersama pasangannya, Adhan Arman Wollong, mobil sehat dengan fasilitas kesehatan lengkap dan dokter ini dimasukkan dalam 11 Program Aksi Membangun Desa Menata Kota milik Masseddi Ada.
"Pengadaan mobil sehat dengan fasilitas kesehatan lengkap plus dokter ini akan beroperasi di tujuh kecamatan yang ada di Barru," katanya.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Barru itu menambahkan, selain di bidang kesehatan, mereka juga memprogramkan pembangunan infrastruktur jalan bagi beberapa daerah terisolir di Barru. Jalan-jalan itu akan menghubungkan wilayah Barru dengan beberapa kabupaten tetangga.
"Kami akan membuka akses jalan di daerah terisolir kurang lebih 100 kilometer untuk menghubungkan Lajoanging-Bone, Gattareng-Bone, Mare-mare-Pangkep, Kading-Soppeng, Paccekke-Soppeng dan Bojoale-Sidrap," katanya.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
