
Aparat pemerintah diminta tidak manfaatkan program pemerintah

"Kita hanya mengingatkan kepada semua aparat untuk tetap menjaga netralitasnya...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Barru Anwar Aksa-Adhan Arman Wollong meminta kepada aparat pemerintah daerah agar tidak memanfaatkan program pemerintah sebagai bagian dari kampanye.
"Kita hanya mengingatkan kepada semua aparat untuk tetap menjaga netralitasnya di Pilkada ini karena ada banyak program pemerintah yang rawan dimanfaatkan," kata calon Wakil Bupati Barru Adhan Arman Wollong yang dikonfirmasi dari Makassar, Minggu.
Dia mengatakan, beberapa program pemerintah yang rawan untuk dimanfaatkan oleh aparat pemerintah daerah yakni program beras miskin (Raskin) atau bantuan lainnya yang berasal dari pemerintah pusat.
Menurut dia, aparat pemerintah daerah yang paling berpengaruh dan bersentuhan langsung kepada masyarakat atau pemilik suara yakni kepala desa, lurah dan camat.
"Jangan mengancam warga dengan alasan raskin atau bantuan lain karena itu semua program pusat. Jadi kepada masyarakat, catat dan laporkan kalau ada aparat yang tidak netral," tegasnya.
Di tempat lain, Tim Srikandi pasangan Andi Anwar Aksa-Adhan Arman Wollong terus bergerak menggalang dukungan. Dipimpin istri Adhan, Hj Nurhaedah mereka menggarap daerah Tanete Rilau.
Wilayah Tanete Rilau ini merupakan basis suara petahana Bupati Barru Andi Idris Syukur (AIS). Selain basis Idris, Tanete Rilau yang menjadi kecamatan dengan jumlah pemilik terbanyak kedua di Barru juga merupakan basis pasangan Malkan Amin-Andi Salahuddin Rum. Seperti diketahui, Andi Salahuddin yang merupakan putra mantan Bupati, Andi Muhammad Rum juga asal Tanete Rilau.
"Kami bergerak untuk menggalang dukungan pemilih perempuan. Kali ini kami secara khusus turun di Tanete Rilau. Ada tujuh titik yang kami datangi," kata Hj Nurhaedah.
Di Barru, jumlah pemilih perempuan jauh lebih tinggi dari pemilih pria. Data KPU, wajib pilih perempuan di pilkada 9 Desember nanti adalah 68.193 orang.
Sementara pemilih laki-laki hanya 62.888 orang. Hj Eda berharap, mayoritas pemilih perempuan itu memilih pasangan nomor urut 1 di hari pemilihan mendatang.
Selain Tim Srikandi, Anwar-Adhan juga melakukan serangkaian kampanye dialogis. Anwar bertemu dengan warga Manuba. Sedangkan Adhan mengunjungi sejumlah tokoh di Tanete Riaja.
Malam sebelumnya, pasangan berlatar belakang birokrat-pengusaha ini juga berkampanye di Awerangnge. Ribuan warga menghadiri kegiatan itu. Dari Awerangnge, mereka lalu ke Siddo.
Di Siddo, yang merupakan wilayah Kecamatan Soppeng Riaja, pasangan bertagline "Masseddi Ada" ini melakukan acara bakar-bakar ikan di rumah tokoh masyarakat bernama H. Salebba.
"Kami juga melakukan kampanye dialogis di Lembae sekaligus membuat kontrak politik dengan warga," beber Adhan.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
