
Festival wisata terbesar digelar di Danau Matano

"Acara ini akan menjadi festival terbesar di Sulsel ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Festival wisata terbesar di Sulawesi Selatan bertajuk "Festival Danau Matano Menuju warisan Dunia", akan digelar di Danau Matano, Kabupaten Luwu Timur pada 27-29 November 2015.
"Acara ini akan menjadi festival terbesar di Sulsel dan menjadi agenda permanen untuk memperkenalkan Luwu Timur ke seluruh dunia," kata Plt Bupati Luwu Timur Irman Yasin Limpo di Makassar, Minggu.
Festival yang menyasar wisatawan mancanegara hingga 70 ribu pengunjung ini akan menghadirkan beragam acara, diantaranya pertunjukan seni, musik, pemilihan putra putri danau Matano, lomba katingting, lomba perahu hias, perahu dayung, lomba tangkap ikan, olahraga air, "water mapping," dan "water laser."
"Untuk pertunjukan musik, kami akan menghadirkan band legendaris dunia yaitu Arkana, dan kini sedang melobi Mr. Big atau MLTR," kata Irman.
Kegiatan yang menelan anggaran senilai Rp47 miliar ini, akan dipusatkan di dua lokasi yaitu Pantai Ide Danau Matano dan Camp Site.
Selama pelaksanaan festival tersebut, para wisatawan juga berkesempatan menikmati wisata tambang di PT Vale, salah satu perusahaan tambang nikel terbesar di dunia yang berlokasi di Luwu Timur.
"Ini untuk pertama kalinya situs tersebut terbuka untuk dikunjungi oleh wisatawan," tambahnya.
Danau Matano juga memiliki wisata alam yang menarik seperti Gua Tengkorak, dan Pulau Mangga, yang menjadi lokasi untuk snorkeling, dan menyelam.
Selain acara-acara utama, kata dia, di seluruh Sorowako juga akan digelar event-event kecil.
Nantinya, pihak penyelenggara akan membicarakan kerja sama dengan Asita untuk membuat paket-paket wisata dengan menjual festival ini.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Luwu Timur Syahruddin Haluan yang juga merupakan Ketua Panitia festival ini mengatakan pihaknya melibatkan masyarakat untuk mensukseskan festival ini.
"Untuk penginapan misalnya, wisatawan dapat menginap di rumah penduduk,"`ujarnya.
Pihaknya juga akan menyiapkan portable camp sebagai tempat penginapan.
Untuk memastikan kondisi danau dan lokasi tempat penyelenggaraan acara tetap bersih, pihaknya akan melengkapi setiap pengunjung dengan kantong plastik sampah.
Ia berharap gelaran festival ini akan mendukung pengembangan sektor pariwisata di Luwu Timur.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
