
Forkominda harap pemerintah daerah komitmen perangi HIV/AIDS

"Kami berharap perlunya komitmen pimpinan daerah dalam mengambil upaya-upaya dalam pencegahan HIV/AIDS, seperti ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) berharap pemerintah daerah yakni pemerintah provinsi dan kabupaten/kota berkomitmen untuk memerangi HIV/AIDS.
"Kami berharap perlunya komitmen pimpinan daerah dalam mengambil upaya-upaya dalam pencegahan HIV/AIDS, seperti
mengawal kebijakan dan semua aturan dalam pencegahan HIV/AIDS," kata Sekretaris Jenderal Pengendali Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan dr. Subuh dalam pertemuan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda), yang digelar dalam rangkaian Pertemuan Nasional AIDS V di Makassar, Selasa.
Menurut dia, HIV/AIDS sudah menjadi persoalan yang cukup serius di tanah air, karena jumlah penderitanya meningkat secara signifikan setiap tahun.
Sementara di sisi lain, sesuai target MDGS, pada tahun 2039 mendatang, Indonesia harus bebas HIV/AIDS. Karenanya semua pihak perlu turut berperan dalam upaya memerangi HIV/AIDS.
Sementara itu, Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sulsel Agus Arifin Nu`mang mengatakan bahwa HIV/AIDS merupakan fenomena yang mengancam keberlanjutan pembangunan, karena menyerang kelompok usia produktif.
"Indikator kesuksesan pembangunan Sulsel akan mengalami degradasi jika virus HIV ini terus mengalami penyebaran dan perluasan wilayah epidemik," ujarnya.
Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Sulsel, jumlah pengidap HIV/AIDS di Sulsel sampai akhir Juni mencapai 9.871 kasus. Sulsel berada pada peringkat 9 dari 10 provinsi dengan jumlah kasus HIV/AIDS terbesar.
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda), yang digelar dalam rangkaian Pertemuan Nasional AIDS V ini dihadiri oleh hampir semua pemegang kebijakan, seperti kepala daerah, wakil kepala daerah dan walikota/wakil walikota.
Pertemuan itu yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Yuswandi Trunggono dan Sekretaris Jenderal P2PL Kementerian Kesehatan dr Subuh.
Kegiatan itu juga diikuti Deputi III Kemenko PMK Rahmat Santika, mantan Menteri Kesehatan dan Sekretaris KPAI Nafsiah Mboi, dan Sekretaris KPA Nasional, Kemal Siregar.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
