Logo Header Antaranews Makassar

Disbudpar "rebranding" pariwisata Sulsel

Kamis, 28 Januari 2016 22:13 WIB
Image Print
Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Disbudpar Sulsel Devo Khadafi menunjukkan brand baru Pariwisata Sulsel di Makassar, Kamis (28/1). (ANTARA FOTO/Nurhaya J Panga)
Secara resmi, peluncuran merek baru pariwisata Sulsel ini akan dilakukan besok ...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) me-"rebranding" Pariwisata Sulsel dengan meluncurkan merek baru "Explore South Sulawesi" dengan tag line "Never Ending Story."

"Secara resmi, peluncuran merek baru pariwisata Sulsel ini akan dilakukan besok (Jumat) di terminal keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin," kata Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Disbudpar Sulsel Devo Khadafi yang ditemui di Makassar, Kamis.

Merek baru ini, kata Devo, merupakan kelanjutan dari merek Pariwisata Sulsel sebelumnya yaitu "Visit South Sulawesi."

"Kalau sebelumnya hanya `visit` (mengunjungi), sekarang kita mengajak wisatawan untuk mengeksplore atau menjelajahi berbagai sisi Sulsel," jelasnya.

Selain meluncurkan merek baru ini, lanjut Devo, pihaknya juga akan menandatangani Nota Kesepahaman dengan pihak Angkasa Pura I sebagai pihak pengelola Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

"MoU ini terkait peningkatan layanan informasi pariwisata dan budaya di area bandara," terangnya.

Disbudpar Sulsel akan meyiapkan materi promosi destinasi dan event wisata di titik-titik promosi yang ada di bandara Sultan Hasanuddin, baik dalam bentuk foto-foto, majalah maupun banner.

"MoU ini akan dilaksanakan selama tiga tahun, dan apabila berdampak baik dapat diperpanjang dan diperluas," tambahnya.

Devo menerangkan bahwa berdasarkan informasi dari pihak Angkasa Pura I, sepanjang tahun 2015 saja terdapat sembilan juta orang yang menggunakan bandara ini. Angka ini, kata dia, menunjukkan besarnya pasar yang dapat dijangkau melalui kerja sama ini.

"Intinya, kita akan menjadikan bandara semacam pusat informasi," tutupnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026