Logo Header Antaranews Makassar

Kejati usut pengadaan alat Berat PU Mamasa

Jumat, 4 Maret 2016 21:45 WIB
Image Print
Tim intel sudah turun melakukan pengecekan ke Mamasa...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menurunkan tim untuk mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan alat berat di Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

"Tim intel sudah turun melakukan pengecekan ke Mamasa dan mencari bukti-bukti pendukung dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat berat," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulselbar Salahuddin di Makassar, Jumat.

Dia mengatakan pengusutan tersebut dilakukan berdasarkan adanya laporan dari masyarakat yang diterima Kejati beberapa waktu lalu karena diduga pengadaan alat berat itu banyak kejanggalannya.

Salahuddin mengaku akan melakukan pengecekan terhadap alat berat tersebut, apakah sudah sesuai dengan kontrak atau tidak. Tim juga masih mengumpulkan alat bukti serta data terkait pengadaan alat beratnya.

"Belum bisa kita pastikan apakah pengadaan alat beratnya ada indikasi mark up atau tidak. "Biar nanti tim yang melakukan pengecekan dilapangan yang akan menyimpulkan hasilnya," tandasnya.

Diketahui, Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Mamasa tahun 2014 mendapatkan bantuan anggaran dari APBN sebesar Rp4 miliar untuk pengadaan alat berat berupa tiga unit mobil dump truk dan satu unit mobil walas.

Berdasarkan isi temuan tersebut, terdapat indikasi adanya dugaan penggelembungan anggaran pada proyek pengadaan alat berat karena mobil yang harusnya pengadaan baru, justru mengadakan mobil bekas dari perusahaan kontraktor.

"Inilah yang sedang diusut karena kontrak pengadaannya itu adalah mobil baru. Tapi laporan yang masuk jika mobil yang dibeli justru mobil bekas yang harganya jauh lebih murah," jelasnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026