Logo Header Antaranews Makassar

Bali United agendakan dua ujicoba

Senin, 18 April 2016 21:24 WIB
Image Print
"Kami tentunya berharap pelaksanaan uji coba ini semakin memaksimalkan persiapan tim sebelum berlaga di ISC 2016. Untuk uji coba menghadapi Persepam Madura sendiri memang kita laksanakan di kadang mereka," katanya.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pelatih Kepala Bali United Pusam Indra Syafri menyatakan pihaknya masih mengagendakan dua kali uji coba sebelum tampil di Indonesia Soccer Championship (ISC) yang mulai digelar 29 April 2016.

Pelatih Indra Syafri di Makassar, Senin, mengatakan dua agenda uji coba yang segera dilaksanakan setelah tampil di Turnamen Segitiga PSM Makassar itu masing-masing menghadapi Persepam Madura ( 24 April) serta tim Bali United U-21.

"Kami tentunya berharap pelaksanaan uji coba ini semakin memaksimalkan persiapan tim sebelum berlaga di ISC 2016. Untuk uji coba menghadapi Persepam Madura sendiri memang kita laksanakan di kadang mereka," katanya.

Ia menjelaskan, dengan dua kali pertandingan lagi diharapkan kelemahan atau kesalahan-kesalahan yang masih terjadi bisa diminimalkan. Pihaknya juga tentunya akan kembali melakukan evaluasi khususnya terkait kekalahan dua kali yang dialami timnya di turnamen segitiga di Makassar.

Pada pertandingan pertama menghadapi PSM Makassar, tim Bali United harus mengakui keunggulan tim Juku Eja dengan skor 0-2. Sementara pada pertandingan kedua menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulsel, hari ini, kembali mengalami kekalahan dengan skor 1-2.

"Untuk evaluasi, kami tentunya akan melakukan itu. Namun kita juga tidak ingin mempublikasikan faktor mana saja atau bagaimana proses evaluasi yang akan kita jalankan kedepan," jelasnya.

Mengenai kekalahan dua laga di Makassar, apakah ini merupakan imbas dari kelelahan yang dialami setelah tampil dua hari secara beruntun, dirinya mengaku tidak bisa juga diartikan seperti itu.

Sebab tim lain juga akan melakukan yang sama. Artinya tim memang saat ini masih butuh proses untuk bisa kembali kepermainan maksimalnya. Artinya apapun hasil yang diraih tiknya memang akan menjadi bahan evaluasi.

"Saya pikir pada pertandingan tadi, kami juga banyak menciptakan peluang yang begitu matang meski akhirnya digagalkan penjaga gawang. Justru Pahabol yang bisa membuat gol dengan tendangan yang begitu keras dari luar penalti," ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026