
Warga Sidrap Antre Setor KTP dan KK

Sidrap, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Warga peserta program konversi minyak tanah ke gas elpiji di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi selatan (Sulsel) mulai antre mendatangi kantor lurah/desa setempat.
Pantauan di Kantor Lurah Majjelling, Sidrap, Selasa, warga mulai datang sejak pagi hingga menjelang sore.
Menurut Kepala Kelurahan Majjelling, Muh Nasir AD, pencocokan data penerima bantuan hingga kini masih berlangsung di wilayahnya.
Guna menghindari adanya tumpang tindih kata Nasir, pihaknya mengharuskan warganya menyetor Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang telah dilegalisir.
Sistem pendataan, merupakan pendataan ulang setelah sebelumnya hal yang sama juga sudah ditempuh di itngkat RT dan atau RW masing-masing, ujar Nasir.
" Kita hanya mencocokan saja, supaya dalam pendistribusiannya nanti kita tidak kewalahan lagi,"katanay.
Rencana pemerintah akan melakukan konversi minyak tanah ke gas di Sidrap membuat warga belomba-lomba untuk mendaftar menjadi calon penerima tabung gas gratis berikut kompor gas.
Semakin dekatnya waktu pelaksanaan konversi, menjadi alasan utama mengapa warga mulai berjubel di sejumlah kantor kelurahan/desa.
Sebelumnya, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Sidrap, Sudirman Bungi, yang ditemui, mengatakan, ada sekitar 52 ribu warga Sidrap akan memperoleh jatah bantuan tabung gas isi tiga kilogram secara cuma-cuma.
Pembagian tabung gas ini sebagai tindak lanjut dari program konversi minyak tanah ke gas oleh pemerintah, katanya.
(T.PSO-098/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
