
Robert Alberts manfaatkan jeda kompetisi urus Kitas

"Iya, Robert Rene Alberts memang ingin mengurus izin tinggalnya. Kita tentunya mendukung," jelasnya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pelatih Kepala PSM Makassar Robert Rene Alberts memanfaatkan jeda kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 untuk mengurus kartu izin tinggal terbatas (Kitas) di Malaysia.
Direktur Utama PT PSM Munafri Arifuddin di Makassar, Minggu mengatakan pelath asal Belanda itu telah menyampaikan keinginannya untuk mengurus masalah izin tinggal di Indonesia.
"Iya, Robert Rene Alberts memang ingin mengurus izin tinggalnya. Kita tentunya mendukung," jelasnya.
Persoalan kitas bagi para pemain asing dan pelatih impor belakangan ini memang sempat mencuat kepermukaan setelah "Save Our Soccer" -- organisasi independen -- mengekspose adanya 61 pemain asing dan pelatih di Indonesia ternyata tidak sesuai Kitas yang dimilikinya.
Pelatih Kepala PSM Makassar Robert Rene Alberts juga langsung bereaksi dengan mengaku risau dan keberatan dicap sebagai imigran gelap terkait persoalan kartu izin tinggal terbatas (Kitas) selama berada di Indonesia.
Mantan pelatih Arema itu sekaligus menjelaskan jika dirinya datang ke Indonesia hanya bertujuan membantu memajukan persepakbolaan Tanah Air.
"Kita datang ke Indonesia hanya ingin membantu memajukan sepak bola nasional. Kami juga bukan imigran gelap seperti yang cap yang mengarah ke kita," ujarnya.
Robert Alberts juga menolak untuk berurusan dengan pihak yang berwajib di Indonesia tersangkut masalah Kitas.
Pihaknya juga mengaku kondisi itu memang memberikan pengaruh besar terhadap persiapan tim PSM Makassar dalam menghadapi putaran kedua Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.
"Saya datang ke Indonesia dengan niat yang baik namun kenapa justru dicap seagai pekerja ilegal. Ini tentu begitu mengganggu dalam mempersiapkan tim saya di TSC 2016," ujarnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
