
Pauss Launching Sebelum Lebaran

Makassar (ANTARA Sulsel) - Program Atlet Unggulan Sulawesi Selatan (PAUSS) yang digulirkan Pengprov Sulsel beberapa bulan lalu segera dikukuhkan, bahkan jika tidak ada masalah, program tersebut akan menggelar launching sebelum lebaran.
"Kami memang berharap agar PAUSS bisa segera di-launching paling lambat satu minggu sebelum lebaran, makanya kami saat ini tinggal menunggu kesiapan dari Gubernur Sulsel sebagai pihak yang paling berkompeten terhadap PAUSS," kata sekretaris pengelola PAUSS, Nukhrawi Nawir di Makassar, Kamis.
Dalam susunan kepengurusan PAUSS tersebut, sebagian besar memamg merupakan pengurus KONI Sulsel sendiri diantaranya M Roem (Ketua I KONI), Andi Muallim (Ketua II KONI), Yushar Huduri yang menjabat sebagai bendahara KONI.
Selain itu ada nama Andi Ikhsan, Muzakkir, Abraham Razak, Arifuddin serta tidak ketinggalan Nukrawi sendiri yang di pengurusan KONI menjabat sebagai Wakil Sekretaris.
Keberadaan mereka tentu diharapkan mampu mewujudkan cita-cita dibentuknya PAUSS beberapa bulan lalu.
"Kita berharap dengan acara launching kita bisa memulai seluruh program untuk membinaan dan peningkatan kemampuan para atlet yyang berkualitas dan mengharumkan nama daerah ataupun negara," katanya.
Menurut Nukhrawi, dalam program PAUSS ini, terdapat sekurangnya 106 atlet dan 27 pelatih dari sejumlah cabang olahraga diantaranya, Anggar, Takraw, Kempo, Layar, Selancar Angin, Renang Indah, Catur, pencak Silat, Karate dan lainnya.
Dari seluruh cabang yang masuk anggota PAUSS merupakan cabang yang dianggap memiliki kompeten untuk bisa lebih baik lagi kedepan. Makanya dngan program PAUSS ini, para atlet dan pelatih bisa lebih termotivasi untuk melanjutkan agenda latihan seperti biasa.
"Kami berharap bahwa kedepan, Sulsel bisa lebih maju dalam hal pretasi khususnya olahraga, makanya kita memunculkan PAUSS untuk mendukung PROGRAM KONI kedepan," kata Nukhrawi.
(T.PSO-102/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
