Logo Header Antaranews Makassar

Kritis Dianiaya Orang Tak Dikenal

Jumat, 11 September 2009 16:14 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Seorang warga Desa Tondolimae, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Jumat, mengalami kritis di Rumah Sakit (RS) Wahidin karena dianiaya oleh orang tak dikenal.

Rosmah (25) ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan di tempat sampah dekat Lembaga Pemasyarakatan (LP) Maros, Rabu (9/9) sekitar pukul 23.00 Wita malam. Awalnya ibu rumah tangga ini diduga telah meninggal dunia.

Sebelum dirujuk ke RS Wahidin Makassar, ibu tiga anak ini sempat mendapat pertolongan pertama dirawat di RS Salewangang Maros.

Di sekujur tubuhya ditemukan luka sayatan di dada sampai pusar, luka hantaman di kepala bagian belakang dan mata kanan.

Menurut tim medis RS Maros, Luka hantaman dan sayatan yang ditemukan di bagian kepala dan badan Rosmah cukup parah sehingga tim dokter menjahitnya selama hampir empat jam lamanya.

Begitu pula di RS Wahidin Makassar, tim medis menjelaskan jika kondisinya masih kritis dan saat ini mendapat perawatan intensif.

"Terdapat luka memar dikepala dan di belakang kepala 12 jahitan. Jika ia bangun atau menggerakkan tubuhya ia pusing-pusing dan muntah," kata salah seorang perawat.

Keluarga Rosmah, Nasir, mengungkapkan jika apa yang menimpa Rosmah hingga saat ini belum diketahui siapa pelaku dan motifnya. "Boleh jadi dia diculik dan dianiaya hingga seperti ini, " ungkapnya

Dia menambahkan, pihaknya baru mengetahui mengenai kondisi keluarganya itu pada Kamis (10/9) sekitar pukul 04.30 Wita dinihari. "Kami menduga ia dipukul pakai 'double stick'," sambungnya

Tante korban menceritakan jika pada Rabu (9/9) pagi, Rosmah bermaksud beli obat di apotik di Batang Ase Maros, namun dalam perjalanan pulang ia dijemput oleh seseorang yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya dengan menggunakan mobil dan malamnya Romah ditemukan di tempat sampah dekat LP Maros dengan bersimbah darah.

Sementara Kapolresta Maros, AKBP Ferdinan, di Makassar, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus yang menimpa Rosmah.

"Tim reserse dan Kriminal saat ini masih menyelidiki siapa pelaku dan motif penganiayaan tersebut," ucapnya.

(T.PSO-101/F003)