Logo Header Antaranews Makassar

Trans Studio Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

Selasa, 15 September 2009 11:15 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Jaringan Aksi Mahasiswa (JAM) Kota Makassar menyatakan kehadiran Trans Studio di area Tanjung Bunga Makassar menyebabkan terjadinya pemadaman listrik bergilir di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Unjuk rasa JAM Makassar di depan kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Sulawesi Selatan Barat dan Tenggara (Sultanbatara) Makassar, Selasa sore, menilai kurangnya pasokan listrik untuk warga Makassar dikarenakan jatah listriknya sebagian besar dialihkan ke Taman Hiburan terbesar di dunia, Trans Studio.

"Kami menginginkan penjelasan GM PLN Sultanbatara tentang pemberlakukan sistem "business to business", yang menyebabkan terjadinya diskriminasi di antara konsumen PLN," kata Ketua JAM Makassar, Akbar Busthami.

Kepala Humas PLN Sultanbatara, Yamin Loleh yang menemui mahasiswa ini di depan kantor PLN Wilayah ini telah mendengar pernyataan dan menerima tuntutan mereka untuk disampaikan kepada GM PLN.

"Tuntutan kalian telah kami terima dan secepatnya akan kami sampaikan kepada bapak GM kami," jelasnya.

Trans Studio Theme Park Makassar merupakan wahana rekreasi kelas dunia, yang diharapkan bisa menyaingi Walt Disney di Amerika Serikat dengan total investasi yang dibutuhkan lebih dari Rp3 triliun. .

Wahana ini hasil kongsi antara perusahaan milik Keluarga Kalla atau Kalla Group dengan Para Group, perusahaan milik Chairul Tandjung, pemilik Trans Corp.

Dengan total luas 24 hektar dan terletak di Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan, di kawasan wisata terpadu ini, akan ada tempat hiburan indoor terbesar di Asia.

Kawasan kompleks Trans Studio terbagi dalam dua area, yakni Trans Studio "theme park", sebagai tempat hiburan keluarga, dan Trans Studio Walk yang merupakan pusat perbelanjaan kelas dunia.

(T.PSO-101/D009)