
Beras Miskin Makassar Yang Dialihkan 39.000 Penerima

"Jadi tahun ini sudah resmi berganti nama dari beras miskin menjadi beras prasejahtera...
Makassar (Antara Sulsel) - Dinas Sosial Kota Makassar yang akan menyalurkan bantuan pemerintah dalam bentuk beras miskin (raskin) pada tahun 2017 ini berubah nama menjadi beras prasejahtera (rastra) dengan jumlah penerima sebanyak 39.000 warga.
"Jadi tahun ini sudah resmi berganti nama dari beras miskin menjadi beras prasejahtera. Klasifikasi warga miskin juga berubah, dulu ada kategori miskin dan miskin sekali, tapi sekarang sudah sama semua yakni prasejahtera," ujar Kepala Dinas Sosial Makassar Mukhtar Tahir di Makassar, Kamis.
Dia mengatakan, sasaran penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) dalam bentuk beras prasejahtera dari pemerintah pusat itu yakni warga kelas bawah.
Muchtar menjelaskan, beras prasejahtera yang disalurkan serentak di Indonesia ini juga telah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada 44 kota yang ditunjuknya.
"Hari ini launching yang dilakukan bapak Presiden Jokowi di 44 kota. Launching ini menandai raskin berubah menjadi rastra. Sebanyak 39.000 lebih akan kami bagikan untuk seluruh kecamatan di kota Makassar," katanya usai menghadiri kegiatan BPNT di Monumen Korban 40.000 jiwa.
Pada penyaluran beras prasejahtera ini, ia mengaku akan menyalurkannya secara bertahap hingga semuanya tersalurkan kepada 39.000 ribu warga yang telah terdata.
Namun penyerahan perdana pada hari ini, pihaknya hanya membagikan kepada 7.000 ribu warga prasejahtera dan kemudian bertahap dalam beberapa hari ke depan.
"Hari ini yang kita serahkan itu hanya sebagian dulu, sebanyak 7.000 warga prasejahtera sebagai penerimanya. Mungkin dalam waktu dua atau tiga hari ke depan kita akan serahkan lagi," tambahnya.
Mantan Kabag Humas Pemkot Makassar itu menyebutkan jika penyaluran beras terhadap 7.000 warga prasejahtera itu tersebar di sembilan dari 15 kecamatan yang ada di Makassar.
"Jadi 37.000 warga yang menjadi penerima rastra ini semuanya sudah didata dan memegang kartu dari Bank BRI. Di beberapa daerah pemegang kartu bantuan non tunai memang ditangani oleh perbankan dan kalau di Makassar ini untuk rastranya sama BRI," jelasnya.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
