Logo Header Antaranews Makassar

Disnakkeswan: Sulsel Kekurangan Tenaga Inseminator

Jumat, 10 Maret 2017 10:55 WIB
Image Print
"Idealnya jumlah inseminator yang kita butuhkan sekitar 500 orang, sekarang tenaga inseminator ...

Makassar (Antara Sulsel) - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan (Disnakkeswan Sulsel) Abdul Azis mengatakan daerah itu kini mengalami kekurangan tenaga inseminator untuk melakukan inseminasi buatan kepada ternak besar.

"Idealnya jumlah inseminator yang kita butuhkan sekitar 500 orang, sekarang tenaga inseminator kita hanya sekitar 334 orang," kata Abdul Azis yang ditemui di Makassar, Jumat.

Abdul Azis mengatakan dengan target akseptor inseminasi buatan (IB) dalam program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) 340.467 ekor, dan target bunting 224.708 ekor, idealnya setiap hari terdapat 935 ekor ternak yang diberi inseminasi buatan.

Sementara dalam dua bulan berjalan, realisasi kegiatan Upsus Siwab dari Januari hingga 7 Maret, untuk pelaksanaan IB baru sebanyak 13.687 (6,59 persen), bunting sebanyak 5.364 ekor (2,39 persen) dan kelahiran baru sebanyak 2.358 ekor.

Ini berarti, rata-rata baru sekitar 237 ekor ternak yang diberi inseminasi buatan per hari. Jauh di bawah target ideal 935 ekor akseptor per hari.

"Kendala kita memang karena kurangnya tenaga inseminator, ini yang kita upayakan agar dapat ditambah dengan tenaga lepas harian," ucap Abdul Azis.

Menurut Abdul Azis, kerja tenaga inseminator di Sulsel memang tidak mudah. Hal ini disebabkan oleh pola peternakan rakyat Sulsel yang tersebar, dengan ternak yang dibiarkan di lahan gembala.

"Beda dengan di Jawa Timur misalnya, ternak mereka dikandangkan di belakang rumah sehingga mudah mencari ternak yang birahi," jelasnya.

Para tenaga inseminator Sulsel, lanjutnya, kalau perlu harus dilengkapi dengan motor agar lebih mudah mencari sapi yang birahi.

"Kita juga berupaya meningkatkan keterampilan petani untuk mengidentifikasi ternak birahi, sehingga jika ternak birahi mereka tinggal mengirimkan sms agar tenaga inseminator datang," jelasnya.

Ia berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan, pihaknya dapat mencapai target Upsus Siwab tahun 2017 ini.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026