
Selat Makassar Jalur Padat Kapal Pesiar Internasional

Makassar (ANTARA News) - Hasil konvensi asosiasi kapal pesiar menyebutkan Selat Makassar merupakan jalur padat kapal-kapal pesiar asing dengan berbagai tujuan ke kawasan wisata di timur Indonesia.
Koordinator wilayah, Asosiasi Travel Seluruh Indonesia (ASITA) Sulawesi, Nico B.Pasaka, di Makassar, mengatakan, 33 kapal pesiar internasional selalu menggunakan Selat Makassar sebagai jalur perjalanannya ke berbagai kawasan wisata kawasan timur Indonesia.
"Dari hasil konvensi asosiasi kapal pesiar Indonesia di Monaco, November 2008 lalu, dari 177 kapal pesiar 33 di antaranya selalu melewati Selat Makassar," jelasnya, Jumat.
Dari 33 kapal pesiar tersebut, sedikitnya 500 hingga 1.300 wisatawan setiap tahunnya masuk ke Sulawesi Selatan melalui pelabuhan-pelabuhan kota.
Namun sayangnya, Sulawesi Selatan belum memiliki daerah tujuan wisata yang bisa dijadikan sebagai tempat persinggahan bagi para wisatawan yang menggunakan kapal pesiar tersebut.
Kapal-kapal pesiar dari 12 perusahaan tersebut biasanya hanya masuk ke tiga pelabuhan yang ada di Sulsel yaitu di Makassar, Pare-pare, dan Palopo.
Diharapkan Kabupaten Selayar dengan program Takabonerate Island Expedition juga dapat menjadi pelabuhan persinggahan kapal-kapal pesiar tersebut.
Ia mencontohkan, Pulau Karimun Besar yang terletak di antara Sumatera, Malaysia, dan Singapura telah sukses menjadi kawasan wisata persinggahan sejak tahun 1989.
"Peluang yang sama juga bisa terjadi di Pulau Takabonerate, Selayar," ujarnya.
Menurut dia, jika dikelola dengan baik bukan tidak mungkin tahun 2012 mendatang Takabonerate sudah bisa bersaing dengan Karimun dan pulau-pulau wisata lainnya di Indonesia.
"Takabonerate jangan dilihat sebagai potensi saja tapi diarahkan menjadi pulau tujuan wisata," katanya.
Sejumlah lokasi lain yang bisa jadi objek daya tarik wisata (ODTW) di Makassar, misalnya Fort Rotterdam, Pantai Losari, Istana Tamalate dan Balla Lompoa, serta obyek taman wisata Bantimurung, yang terletak di perbatasan Makassar-Maros, Sulsel.
(T.PSO-100/D009)
