Bapomi Sulsel Dorong Sulbar Ikut Pomnas

Pewarta : id bapomi sulsel, pomnas makassar

Makassar (Antara Sulsel) - Badan Pembina Olahraga Mahasiswa (Bapomi) Sulawesi Selatan mendorong Sulawesi Barat membentuk Bapomi di daerahnya agar bisa mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) di Makassar, 14-21 Oktober 2017.

"Sesuai pengalaman di POMNAS Aceh, diikuti sebanyak 33 provinsi. Untuk pelaksanaan tahun ini, kita berharap bisa diikuti 34 provinsi karena Sulbar kita supervisor agar bisa segera membentuk kepengurusan dan Bapomi," Ketua Bapomi Sulsel, Abd Rasyid di Makassar, Kamis.

Ia menjelaskan, dengan waktu yang masih tersisa bisa saja dimaksimalkan untuk segera membentuk kepengurusan dan tim atau atlet.

"Kita tentunya berharap pada tahun ini bisa diikuti 34 provinsi termasuk Sulbar. Kita supervisor Sulsel agar bisa berpartisipasi," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Bapomi Sulsel, Ilham Jaya mengatakan pihaknya menyiapkan 100 atlet untuk bisa memperkuat kontingen Sulawesi Selatan pada ajang olahraga mahasiswa terbesar se-Indonesia tersebut.

"Khusus untuk Sulsel kita siapkan sekitar 100 atlet. Mereka akan turun diseluruh cabang olahraga dan nomor yang dipertandingkan," katanya.

Sesuai hasil rapat teknik di Jakarta beberapa waktu lalu, telah diputuskan sebanyak 14 cabang olahraga secara resmi disepakati untuk dipertandingkan antara lain atletik, renang, bola voli, futsal, sepak takraw, tenis lapangan, catur, bola basket, pencak silat, karate, kempo, tarung derajat, petanque dan bulu tangkis.

Ia menjelaskan, pihaknya memang mengandalkan empat cabang olahraga untuk bisa berprestasi tinggi pada ajang olahraga mahasiswa terbesar se-Indonesia tersebut.

Adapun cabang olahraga yang diharapkan bisa mengumpulkan banyak medali itu masing-masing karate, pencak silat, tarung derajat serta cabang petanque.

"Berdasarkan pencapaian atlet mahasiswa diberbagai kejuaraan sebelumnya membuat kita optimistis bisa bersaing di cabang olahraga tersebut," katanya.

Status sebagai tuan rumah di Pomnas 2017 juga membuat pihaknya semakin optimistis bisa meraih prestasi terbaik. Apalagi sejumlah pengurus cabang olahraga di provinsi sudah fokus memaksimalkan kemampuan atlet.

Mengenai persaingannya sendiri, dirinya juga mengetahui akan lebih ketat dan sulit. Namun dengan melihat pencapaian atlet diberbagai kejuaraan sebelumnya membuat pihaknya percaya diri dapat meraih prestasi terbaik pada pelaksanaan kali ini.
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar