Logo Header Antaranews Makassar

OPERASI LINDUNG PULAU 2008

Minggu, 7 Desember 2008 10:02 WIB
Image Print

Makassar, 7/12 (ANTARA) - Pangkoopsau II Marsekal Muda (Marsda) TNI Yushan Sayuti bersama Gubernur Sulawesi Utara Drs S.H. Sarundajang menggelar Operasi Lindung Pulau 2008 di daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina.

Operasi menggunakan pesawat Boeing 737 TNI AU dengan pilot Letkol Penerbang Jatmiko dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar dilakukan Sabtu (6/12), kata Kepala Penerangan Koopsau II Mayor Sus Sonaji Wibowo, Minggu.

Pangkoopsau II dalam operasi itu didampingi Asisten Operasi Kas Koopsau II Kol Pnb Bonar Hutagaol, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama (Marsma) TNI Ida Bagus Putu Dunia serta unsur Muspida provinsi Sulawesi Utara lainnya.

Operasi Lindung Pulau 2008 merupakan salah satu program Koopsau II Bidang Operasi dan Latihan dengan menggunakan empat pesawat tempur F-5 Tiger dari Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi Madiun, dengan 10 orang Penerbang, 18 Teknisi dan 42 orang Ground Crew, selama sembilan hari, 1-9 Desember 2008.

Sasaran kegiatan tersebut adalah patroli di atas wilayah kepulauan Kabupaten Marore, Miangas, dan Marampit yang berbatasan langsung dengan Filipina.

Operasi ini juga bukan digelar di wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur dan Biak.

Pangkoopsau II Yushan Sayuti mengatakan, Koopsau II akan tetap melakukan berbagai upaya untuk melindungi dan menjaga keamanan daerah kepulauan yang merupakan wilayah perbatasan, khususnya pulau terluar.

"Kita tidak ingin ada pihak-pihak tertentu yang mencoba untuk masuk ke wilayah NKRI ini, terutama dari luar negeri tanpa ijin atau pemberitahuan, begitu juga saya akan berupaya meningkatkan pengamanan pulau terluar dengan melakukan pantauan dan patroli rutin agar wilayah ini tetap terjaga," katanya.***5***

(T.F003/C/R007/R007) 07-12-2008 17:00:01