
Stok Daging Sulteng Aman Hadapi Idul Adha
Rabu, 30 Agustus 2017 16:02 WIB

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Sulteng, Sitti Wahdaniah di Palu, Rabu, mengatakan meski permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Kurban meningkat hingga dua kali lipat, tetapi dapat diimbangi karena ketersediaan hewan sapi dan kambing yang cukup memadai.
Provinsi Sulteng selama ini tidak pernah mengalami kekurangan daging, termasuk pada setiap menghadapi hari-hari raya seperti Idul Fitri dan Idul Adha.
Dia mengaku kebutuhan daging untuk hari raya selalu meningkat dan dapat dipenuhi sendiri dari peternak lokal. Hampir semua kabupaten/kota di Sulteng memiliki peternakan sapi dan kambing yang dapat memenuhi permintaan masyarakat.
Bahkan, kata dia, Sulteng setiap bulan mengirim ternak sapi potong ke Kalimantan Timur.
Jadi, tidak ada masalah soal stok daging sapi maupun kambing karena produksi petani di Sulteng setiap tahunnya mengalami peningkatan signifikan.
Ia juga mengatakan harga daging di pasaran setempat dua hari menjelang hari raya masih normal. Harga daging sapi di pasaran masih berkisar Rp110.000 per kg.
Sementara pantauan di pasar hewan di Kota Palu dan sekitarnya dalam beberapa hari ini cukup ramai.
"Permintaan hewan kurban baik sapi maupun kambing terus meningkat dan stok cukup memadai," kata Syahril, seorang pedagang.
Hewan kurban yang dijualnya dibeli dari peternak di Kabupaten Donggala dan Sigi. Kedua daerah itu merupakan sentra produksi sapi potong. Kebutuhan hewan kurban untuk Kota Palu sekitar 200-an ekor.
Pewarta : Anas Masa
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
