Logo Header Antaranews Makassar

Pemkab Bulukumba Siapkan Area Layanan Internet Gratis

Rabu, 18 Oktober 2017 16:59 WIB
Image Print
Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto (tiga kanan) saat pertemuan dengan PT Telkom terkait layanan internet gratis di Bulukumba, Rabu (18/10). (FOTO/Syamsurya Pratama)

Bulukumba (Antara Sulsel) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyiapkan tambahan area layanan internet publik gratis yang saat ini hanya ada di sekitar Kantor Bupati dan Lapangan Pemuda kabupaten setempat.

Kepala Diskominfo Bulukumba Rudy Ramlan di Bulukumba, Rabu, mengatakan layanan internet publik gratis ini salah satu upaya Pemkab Bulukumba untuk mewujudkan akses informasi yang lebih cepat dan terbuka.

Menurut dia, untuk mewujudkan layanan gratis ini, Pemkab Bulukumba bekerjasama dengan PT Telkom melalui jaringan internet Fiber Optik dengan kecepatan internet yang lebih baik dengan kapasitas 150 Mbps di semua titik.

Khusus 2017, area internet gratis bertambah 15 titik, dan di 2018 mendatang akan direalisasikan ke seluruh wilayah di Bulukumba hingga ke pedesaan sehingga masyarakat bisa mengakses layanan informasi lewat internet yang gratis, selain itu sistem pelaporan keuangan desa lewat internet juga lebih cepat.

15 titik layanan internet publik gratis tersebut akan dapat diakses di sepanjang Pantai Merpati sebanyak 5 titik, Taman Kota 2 titik, Gelanggang Olah Raga 2 titik, Terminal 1 titik, Masjid Islamic Center Bulukumba 1 titik dan Kantor Diskominfo Jalan Kusuma Bangsa 1 titik.

Sementara 3 titik lainnya akan ditempatkan di tiga kecamatan, yaitu di area lapangan Kecamatan Ujungloe, area lapangan bola Kecamatan Gantarang, dan area Rumah Kambarae Ballasaraja Kecamatan Bulukumpa.

"Untuk mewujudkan program ini pada tahun 2018 mendatang, Diskominfo bakal mengusulkan anggaran sebesar Rp6 Miliar dan ditarget tercapai 2018 nanti. Termasuk semua kecamatan di Bulukumba harus mendapatkan layanan internet publik gratis," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto saat pertemuan dengan PT Telkom, mengapresiasi upaya tersebut.

Menurutnya perencanaan pengembangan e-goverment harus terintegrasi. Beberapa unit layanan publik sangat membutuhkan koneksitas untuk mempercepat pelayanan seperti di rumah sakit.

"Antara unit di RSUD itu belum terkoneksi secara online atau berbasis aplikasi, masih manual. Contohnya rekam medik itu seharusnya sudah harus diakses di ruang pemeriksaan lainnya, sehingga pasien tidak perlu bolak balik," tutur Tomy Satria.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026