Logo Header Antaranews Makassar

Pemeliharaan WC RSUD Nene' Mallomo Sidrap

Rabu, 7 Oktober 2009 00:05 WIB
Image Print

Sidrap, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Biaya pemeliharaan Water Closed (WC) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nene' Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, mencapai Rp146 juta.

Direktur RSUD Nemal Sidrap, drg Hj Hasnani Rafi M.Kes yang ditemui di Ruang kerjanya, Selasa, mengatakan, anggaran pemeliharaan WC RSUD Nene MAllomo tersebut akan membiayai sedikitnya 50 persen dari 96 unit WC yang ada di RSUD Nene Mallomo,

Menurut Hasnani, anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran (TA) 2009.

Hasnani membeberkan, sedikitnya 60 unit WC di RSUD Nene Mallomo sekarang dalam kondisi rusak parah alias tidak terpakai. 30 diantaranya masih berfungsi normal, namun masih perlu dilakukan pemeliharaan agar fasulitas WC tersebut berfungsi lebih baik.

Tingginya keluhan pasien dan keluarga pasien terkait penggunaan fasilitas WC di RSUD Nene Mallomo, tak disangkali Hasnani. Alasannya hampir semua WC yang pernah dibangun kini kondisinya sangat memprihatinkan sehingga memang sudah saatnya dilakukan perbaikan.

Total anggaran yang dialokasikan ke RSUD Nene Mallomo pada APBD-P TA 2009 ini kata Hasnani sebesar Rp465 juta dari enam bagian yang diprogramkan.

Ke-6 program penbiayaan itu antaranya, pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor sebanyak Rp293 juta, pemeliharaan rutin berkala gudang obat dan apotek Rp15 juta.

Pemeliharaan rutin ruang berkala rawat inap Rp49,2 juta, pemeliharaan rutin Ruang Gawat Darurat (UGD) sebesar Rp49,8 juta, pemeliharaan rutin ruang bersalin Rp49,8 juta dan Rp10 juta diperuntukkan bagi pemeliharaan ruang laboratorium RSUD Nene Mallomo Sidrap. "Seluruh anggaran ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD-P," ujar Hasnani.

Tingginya alokasi dana APBD-P RSUD Nene Mallomo, Hasnani yang baru sembilan bulan menjabat direktur RSUD Nemal menjelaskan jika RSUD Nemal Sidrap tidak sama dengan intansi teknis pemerintah lainnya.

Asumsinya kata Hasnani, kalkulasi biaya operasional sarana dan prasarana RSUD Nene Mallomo memang tergolong besar dibanding Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya.

(T.PSO-098/S016)