
Demokrat Papua Usulkan Dua Nama Jadi Waket DPRD

Jayapura (ANTARA Sulsel) - Partai Demokrat Provinsi Papua, telah mengusulkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partainya, dua nama kader terbaiknya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk salah satu posisi Wakil Ketua (Waket) DPRD.
Hal itu dikemukakan Pelaksana Harian Ketua partai Demokrat Papua, Carolus Bolly kepada ANTARA Jayapura, Kamis (8/10) malam.
Ia mengungkapkan, kedua nama yang diusulkan tersebut masing-masing Yunus Wonda dan Ruben Magai, karena oleh partai dianggap punya kapasitas untuk mendampingi ketua DPRD yang nantinya akan dipegang oleh figur yang berasal dari partai Golkar sebagai pemenang Pemilu Legislatif di Papua.
"Itu merupakan keputusan bersama semua pengurus partai didaerah, dan tidak ada yang merasa berkeberatan," ujarnya.
Selain itu tambahnya, alasan diusulkannya kedua figur itu untuk menduduki jabatan waket DPRD karena keduanya merupakan putra asli Papua yang memperoleh dukungan suara yang sangat signifikan dari masyarakat Papua.
"Sesuai dengan semangat Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua, yakni keberpihakan kepada orang asli Papua, maka partai Demokrat Papua memegang dan mengamalkan semangat itu," tambah Carolus.
Dari kedua nama yang diusulkan itu, lanjutnya, nantinya oleh DPP Partai Demokrat akan ditentukan salah satu figur untuk menduduki jabatan waket DPRD.
Sementara itu Yunus Wonda, salah seorang yang diusulkan Partai Demokrat Papua menjadi waket DPRD, yang ditemui ditempat terpisah mengakui telah memperoleh kabar tersebut.
"Itu semua merupakan kebijakan partai dan sebagai kader wajib menghargai dan menjalankannya," kata Yunus.
Yunus juga menambahkan dirinya secara pribadi sempat merasa kaget saat mengetahui namanya diusulkan menjadi waket DPRD.
"Apapun keputusan DPP Partai, saya akan menerimanya," ujarnya.
Dijadwalkan hari ini, Jumat (9/10), akan dilakukan acara pelantikan anggota DPRD terpilih hasil Pemilu Legislatif yang lalu.
(T.PSO-126/A014)
