
37 Mahasiswa Akper Pertiwi Mamuju di Wisuda

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 37 orang mahasiswa angkatan ke II tahun ajaran 2009/2010, akademi keperawatan (Akper) putra pertiwi Kabupaten Mamuju Sulbar diwisuda untuk gelar diploma III keperawatan .
Wisuda mahasiswa keperawatan tersebut digelar dalam rapat senat terbuka luar biasa di pimpin Direktur Akper putra pertiwi, Tahiruddin didampingi Bupati Mamuju, Drs Suhardi Duka MM, digedung pemuda Mamuju, Minggu.
Tahiruddin mengatakan, wisuda sarjana yang digelar Akper pertiwi tersebut merupakan yang kedua kalinya setelah pada angkatan I tahun sebelumnya sebanyak 10 orang.
Ia mengatakan, Akper pertiwi Mamuju sudah berusia lima tahun dan memiliki jumlah mahaswia sekitar 129 orang diantaranya angkatan ke III sebanyak 68 orang yang saat ini sedang melakukan praktek kilinik di kota Makassar Provinsi Sulsel.
Kemudian angkatan ke IV sebanyak 41 orang dan angkatan ke V sebanyak 20 orang.
Dalam kesempatan itu, Thahiruddin, mengingatkan kepada mahasiswanya yang telah diwisuda akan meninggalkan almamater untuk segera mempersiapkan diri dengan sebaiknya-baiknya dalam menghadapi dunia lain ketika berada di masyarakat.
"Mahasiwa Akper harus siap berkompetisi dalam dunia global ini, dengan cara memberikan pelayanan dan manajemen yang terbaik ketika dibutuhkan masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan,"ujarnya.
Ia berharap agar mahasiwa akper dapat membantu pemerintah dalam memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya yang berada di wilayah yang sangat tertinggal ini.
Sementara itu Bupati Mamuju juga meminta agar alumni yang dilahirkan sekolah tinggi maupun akademi keperawatan di mamuju sangat dinantikan pemerintah dalam menjalanakan fungsinya memberikan pelayanan kesehatan masayarakat.
"Pemerintah daerah ini sangat membutuhkan tenaga kesehatan dalam peningkatan kualitas kesehatan di daerah ini, sehingga kompetensi dan keahlian seorang perawat sangat dibutuhkan,"ujarnya.
Menurut dia, bukan hanya pemerintah yang membutuhkan tenaga perawat tetapi juga perusahaan swasta seperti perusahaan yang akan melakukan eksplorasi migas di Provinsi Sulbar.
(T.PK-MFH/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
