Logo Header Antaranews Makassar

Dinkes Mamuju Fogging Antisipasi DBD

Senin, 19 Oktober 2009 15:16 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju Sulbar kembali melakukan langkah antisipasi merebaknya penyakit Deman Berdarah Dengue ( DBD) dengan cara melakukan fogging dirumah-rumah penduduk di wilayah itu.

Kepala Dinas Kesehatan Mamuju, Dr. Firmon, mengatakan, pengasapan yang dilakukan itu, salah satu upaya untuk mengantisipasi merebaknya penyakit DBD di Mamuju.

"Kota Mamuju sangat rawan penyakit DBD karena daerah ini banyak dikelilingi rawa-rawa yang menjadi sumber sarang berkembangnya nyamuk," kata Firmon.

Sehingga kata dia, memasuki musim penghujan, pihaknya kembali melakukan pengasapan ke rumah penduduk khususnya lokasi rawan DBD untuk dilakukan pencegahan secara dini , sebelum penyakit itu menjangkiti warga yang ada di Mamuju.

"Lebih baik kita melakukan pencegahan sedini mungkin , sebelum melakukan pengobatan terhadap pasien," ucapnya.

Ia mengatakan, lokasi yang paling rawan di Mamuju terdapat di Kelurahan Binanga, Kelurahan Mamunyu dan Kelurahan Simboro Kepulauan.

Menurut dia, kasus DBD dapat datang kapan saja baik pada musim kemarau atau peralihan, maupun pada musim hujan, oleh karena itu, warga harus selalu waspada dengan cara mengubur kaleng yang dapat ditempati berkembangnya jentik nyamuk atau dengan cara membersihkan bak mandi sekali seminggu.

Ia menuturkan, pihaknya saat ini pun telah mensosialisasikan program tiga M (menguras, menutup dan mengubur) setiap barang yang dapat menjadi media berkembangnya nyamuk . "Untuk penanganan DBD, warga jangan terlambat membawa penderita ke puskesmas atau rumah sakit terdekat, agar penderita dapat tertolong dengan baik," tukasnya.

(T.PSO-104/S016)