
300 PKL Pasar Terong Direlokasi

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 300 pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di emperan toko maupun bahu jalan akan dipindahkan (relokasi) ke basement dan lantai satu Pasar Terong, kota Makassar.
Menurut Pelaksana tugas (Plt) Direktur PD Pasar Makassar Raya Jamaluddin Yunus, Kamis, rencananya relokasi dilakukan Jumat (23/10) untuk menata pasar tradisional terbesar di Makassar itu.
Ia mengatakan para PKL di Pasar Terong Makassar dipindahkan ke bangunan induk pasar.
Mereka direlokasi karena selama ini memadati badan jalan tersebut.
Relokasi yang akan dilakukan secara bertahap ini dijadwalkan selesai pekan depan.
Menurut Jamaluddin, seluruh PKL yang selama ini berdagang di kawasan tersebut sudah sepakat untuk menempati lapak dan area di basemen serta di lantai satu pasar itu, maupun bagian utara bangunan induk Pasar Terong.
"Tahapannya sudah berjalan. Sosialisasi sudah rampung dan hari ini (Kamis, 22/10) sudah dilakukan pembagian nomor serta mencocokkan dengan nomor lapak yang dimiliki di dalam pasar," katanya.
Jamaluddin mengatakan pihaknya menjamin untuk menempati hamparan di dalam pasar, PKL atau pedagang lama tidak dipungut biaya.
PD Pasar Makassar Raya menyediakan sekitar 500 lapak baru berupa meja ukuran 1 x 2 meter bagi PKL.
Ia berharap dengan pemindahan tersebut arus lalu lintas di jalan yang menghubungkan Jalan Bawakaraeng dan Jalan Masjid Raya kembali lancar.
Selain itu, kata dia, dilakukan pembenahan selokan yang selama ini tertutup lapak pedagang yang menyebabkan banjir di basement Pasar Terong.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur mengatakan kebebasan pedagang menggelar dagangannya di luar area pasar terutama bahu jalan sering menimbulkan kemacetan arus lalu lintas dan menimbulkan kesemrawutan pasar.
Selain itu, pembeli banyak yang enggan memasuki pasar berlantai tiga tersebut, dan mereka banyak yang membeli barang pada PKL yang menggelar dagangannya di emperan jalan serta emperan toko.
"Semua pedagang yang berjualan di bahu jalan dan di luar area pasar akan dipindahkan. Pasar akan ditata ulang agar tidak semrawut," katanya.
(T.PK-MH/M008)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
