
PROSES TENDER BERMASALAH AKAN JADI "PENYAKIT"

Sorowako, Sulsel, 14/12 (ANTARA) - Proses tender yang bermasalah dari awal, akan menjadi "penyakit" dikemudian hari.
Untuk itu, dalam proses tender, aspek transparansi dan keadilan menjadi sesuatu yang mutlak diperlukan dari awal, agar tidak menjadi masalah di kemudian hari, kata Streamleader Integrated Contracting System Framework (ICSF), Gunawardana, di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, Minggu.
Sosialisasi ICSF sudah berlangsung sejak beberapa bulan belakangan ini kepada para kontraktor lokal di Luwu Timur. Tim sudah berkeliling bertemu dengan asosiasi kontraktor lokal untuk mensosialisasikan ICSF dengan harapan melalui ICSF dapat memberikan manfaat yang lebih baik, bukan hanya bagi perusahaan tambang nikel PT Inco, tetapi juga untuk peningkatan dan kemajuan kontraktor lokal.
Melalui ICSF, PT Inco berupaya mendesain Kerangka kerja sistem kontrak yang terintegrasi.
Untuk mencapai hal itu, kata Gunawardana, program ICSF telah memberikan sistem dan perangkat yang sederhana, namun sangat membantu untuk mencapai proses tender yang adil dan transparan.
Syarat pertama, perlu adanya kejelasan mengenai pekerjaan yang akan dikontrakkan. Sebelum maju tender, sponsor dan project manager PT Inco harus sudah menyiapkan "Scope of Work" atau cakupan kerja yang jelas sehingga proses berikutnya akan lancar, termasuk dalam hal menentukan kontraktor mana yang pas, Ujar Manager Contract Services PT Inco, Agung W.
Untuk memudahkan pemilihan kontraktor yang akan diajak kerjasama, bagian Contract Services PT Inco kini juga telah memiliki daftar kontraktor lokal berdasarkan spesialisasi, klasifikasi, dan kualifikasi.
Daftar ini, tambah Agung W, diperlukan agar PT Inco dengan mudah bisa mengidentifikasi eksekutor/ kontraktor yang tepat.
Saat ini, daftar kontraktor yang masuk dalam kualifikasi, baru kontraktor lokal, namun ke depan kontraktor nasional pun akan diterapkan sistem kualifikasi, kata Agung.
Selain tahap persiapan tender, perbaikan lain dalam proses tender yang disodorkan ICSF adalah adanya pertemuan konfirmasi (confirmation meeting) peserta tender. Hal ini untuk mencegah agar PT Inco tidak terjebak dalam penyakit "membeli kucing dalam karung" yang sering menghantui proses tender.
Melalui confirmation meeting, PT Inco bisa menentukan apakah kontraktor yang hendak diajak kerjasama memang memiliki kemampuan dan sumberdaya yang diperlukan, ujar Gunawardana.
Hal baru lainnya dalam proses tender adalah pemisahan antara amplop proposal teknis, dan amplop proposal komersial yang berisi penawaran harga.
Semua proposal teknis mesti dievaluasi terlebih dahulu sebelum membuka proposal harga/komersial. Dengan demikian, project manager PT Inco bisa mendapatkan kontraktor yang secara teknis memenuhi syarat teknis dan mendapatkan harga yang kompetitif. ***2***
(T.F003/B/Z002/Z002) 14-12-2008 00:06:55
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
