
Bupati Bulukumba lantik 13 kepala OPD

Para Kepala OPD yang baru akan diberi kesempatan bekerja enam bulan untuk membuktikan kinerjanya. Jika tidak akan dicopot dari jabatannya
Bulukumba (Antaranews Sulsel) - Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali melantik dan mengambil sumpah 13 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
Selain 13 pejabat Eselon II, pelantikan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba pada Rabu itu, Sukri Sappewali juga melantik secara resmi 36 pejabat Administrator atau Eselon III.
"Para Kepala OPD yang baru akan diberi kesempatan bekerja enam bulan untuk membuktikan kinerjanya. Jika tidak akan dicopot dari jabatannya," kata Sukri Sappewali.
Para pejabat yang menduduki jabatan baru tersebut, yakni Andi Sri Arianti sebagai Kepala Inspektorat dari jabatan lama Sekretaris Tanaman Pangan dan Holtikultura, Hj Umrah Aswani sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dari jabatan lama Kabag Kesra Setda Bulukumba.
Kemudian, Abdul Khalik Rauf sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB dari jabatan lama Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Syarifuddin sebagai Kepala Dinas Sosial dari jabatan lama Sekretaris PSDA, Andi Ade Ariadi dilantik sebagai Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), yang sebelumnya menjabat Sekretaris BKPSDM.
Sedangkan Akhmad Januaris, sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dari jabatan lama Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Andi Asrar Amir sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dari jabatan lama Wakil Direktur RSUD H Andi Sulthan Daeng Radja. Emil Yusri sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dari jabatan lama Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan.
Pejabat lainnya, Muh Amry sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dari jabatan lama Sekretaris PUPR, Andi Sufardiman sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah dari jabatan lama Kabag Administrasi Pembangunan, Andi Baso Bintang sebagai Kepala Satpol PP dan Damkar Bulukumba dari jabatan lama Sekretaris Satpol PP dan Damkar.
Selanjutnya, Rudi Ramlan sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dari jabatan lama Sekretaris Kominfo serta Andi Roslinda sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dari jabatan lama Kabag Pemerintahan Setda.
Bupati berharap, bagi yang mendapatkan jabatan baru segera bekerja, mempersiapkan program kerja dan beberapa kesiapan lainnya, tidak perlu menunggu waktu lama, khususnya tender proyek.
"Bahkan, pada bulan April sudah harus jalan tender proyek guna menghindari keterlambatan pekerjaan. Kalau tidak maka siap-siap dimundurkan dari jabatannya, sebab ini sudah menjadi kesepakatan melalui penandatanganan pakta integritas," tegasnya.
"Saya tidak mau main-main. Setelah ini langsung bekerja, kerja dan kerja ujar Sukri Sappewali.
Dirinya mengimbau agar penandatanganan pakta integritas pejabat jangan dijadikan beban.
Namun, dia berharap ini menjadi bahan motivasi untuk bekerja lebih giat lagi, karena dia berkeyakinan jika semua yang dilantik mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.
"Para kepala OPD harus saling berkoordinasi dengan OPD lain yang terkait dalam menyikapi setiap masalah, bukan OPD sendiri yang diurus," terangnya.
"Saya tidak mau kepala OPD banyak bicara, tapi sedikit kerjanya. Mending diam, tapi kerjanya nyata," kata Sukri Sappewali.
Ketua DPRD Bulukumba Andi Hamzah Pangki mengatakan, mendukung penandatanganan pakta integritas bagi para pejabat.
Menurut dia, penandatanganan pakta integritas itu agar tender proyek bisa jalan tepat waktu, karena jika tender molor maka dipastikan akan berpengaruh terhadap agenda penganggaran lainnya.
"Padahal, seharusnya pada minggu kedua September KUA-PPAS sudah harus masuk, namun sejauh ini masih sering terlambat," ucapnya.
"Ini bagus, Bupati ingin melihat kinerja OPD yang baru dan kami tentu mendukung. Idealnya memang tender pada April sudah jalan," kata Ketua Golkar Bulukumba ini.
Pelantikan juga dihadiri oleh Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto, Sekretaris Daerah Andi Bau Amal, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua Pengadilan Negeri serta para kepala OPD dan pejabat lainnya.
Pewarta : -
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
