
Warga Gelar Nonton Bareng Sidang Bibit-Chandra

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sejumlah warga menyambut proses persidangan dua pimpinan KPK non aktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah di Mahkamah Konstitusi (MK) dengan menggelar nonton bareng di sejumlah tempat.
Bahkan sejumlah warung-warung kopi (warkop) di Makassar, Selasa, dipadati pengunjung hanya untuk menyaksikan sidang dengan agenda mendengarkan rekaman dugaan proses kriminalisasi dua anggota KPK tersebut.
Menurut salah seorang warga, Aswar Fatahuddin, ia bersama sejumlah koleganya sengaja mencari tempat khusus untuk menonton, sebab mereka penasaran dengan isu dugaan kriminalisasi anggota KPK itu.
"Kami sengaja memilih warkop karena di tempat itu bisa bebas mendiskusikan apa pun yang terjadi di sidang," katanya saat ditemui di WarKop Daeng Anas, Jl. Pelita Makassar.
Hal sama dikemukakan Muhammad Agus, ia meninggalkan pekerjaannnya di kantor hanya untuk berkumpul bersama pengunjung warkop lainnya. Menurutnya, kasus tersebut adalah kasus besar yang mendapat perhatian publik, sehingga menjadi pembicaraan hangat di warkop.
Ia mengatakan, masalah dugaan kriminalisasi KPK tersebut adalah isu paling penting saat ini yang harus dicermati secara baik dan berharap, dengan dieksposnya rekaman pembicaraan akan membuka jalan untuk mengetahui lembaga mana yang bersalah atas kasus itu.
"Sekarang ini belum jelas siapa pihak yang bersalah. Meski masih dini, ekspos rekaman itu setidaknya membuka jalan bagi masyarakat umum untuk tahu apa yang terjadi," katanya.
Sejumlah mahasiswa juga melakukan hal yang sama di kampus-kampus. Pihak mahasiswa pencinta alam (Mapala) Universitas Fajar Makassar bahkan menempatkan sebuah pesawat televisi di depan sekretariatnya.
"Biar banyak yang bisa nonton. Bukan hanya sepak bola dan pidato kepresidenan yang bisa ditonton bareng," kata Ketua Mapala Unifa, Andi Fadli.
Berdasar pantauan, acara siaran langsung itu mendapat perhatian besar dari para mahasiswa. Puluhan mahasiswa yang bukan anggota Mapala di kampus tersebut juga ikut bergabung.
Selain nonton bareng, dukungan ke Bibit dan Chandra juga ditampakkan warga Makassar dengan menggunakan baju hitam dan mengikatkan pita hitam di lengan kanan.
Mereka mengikuti anjuran sejumlah aktifis pendukung KPK agar mengenakkan pakaian berwarna gelap selama proses persidangan berlangsung.
(T.PK-AAT/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
