Pelatih: duet Guy Junior-Ferdinand alami masalah

id Psm makassar,Guy junior,Ferdinand sinaga

Pelatih PSM Robert rene Alberts (ANTARA FOTO/Abd Kadir)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts mengakui duet Guy Junior dan Ferdinand Sinaga sebagai ujung tombak tim "Juku Eja" belum sesuai harapan sehingga butuh strategi berbeda untuk membuatnya lebih tajam.

Pelatih Robert Rene Alberts di Makassar, Rabu, mengatakan dirinya sudah mencoba menduetkan dua pemain tersebut dalam beberapa hari ini namun hasilnya tetap tidak menunjukkan peningkatan seperti yang diinginkan.

"Duet Ferdinand Sinaga dan Guy Junior yang coba kita wujudkan mengalami masalah. Tidak ada peningkatan selama kita coba (duetkan) dua hari terakhir ini," katanya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pelatih asal Belanda itu mengaku harus berpikir ulang untuk mencari komposisi terbaik bagi kedua pemain.

"Untuk solusi (meningkatkan ketajaman pemain) mungkin kita akan menurunkannya atau menempatkannya di posisi yang berbeda," jelasnya.

Upaya untuk menajamkan kedua penyerang itu memang menjadi fokus tim PSM. Apalagi dengan kondisi saat ini, dimana tim kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan itu tidak akan diperkuat para pemain asingnya yang selama ini menjadi tulang punggung.

Tim Juku Eja dipastikan kehilangan dua pemain Belanda mereka yakni Marc Anthony Klok dan Wiljan Pluim. Marc Klok terkena akumulasi kartu sementara Wiljam Pluim kembali ke Belanda karena ayahnya sakit keras. Ada pun penyerang Bruce Djite juga belum menunjukkan pemulihan yang signifikan.

Kehilangan sosok Wiljam Pluim yang biasa diplot sebagai penyerang yang coba disiasati dengan menduetkan Ferdinand Sinaga dan Guy Junior. Namun apa yang direncanakan ternyata tidak berjalan sesuai harapan.

"Untuk solusinya kita akan menempatkannya dalam posisi yang berbeda. Kita akan terus coba sebelum berangkat nanti," katanya.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar